Home / Media / Siaran Pers / Refleksi Hut Ke 74 Ri Ini Pesan Penting Ketum Icmi

Refleksi HUT Ke-74 RI, Ini Pesan Penting Ketum ICMI


Posted on Sabut, 17 Ags 2019 16:48 WIB


Refleksi HUT Ke-74 RI, Ini Pesan Penting Ketum ICMI

 Jakarta - Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Jimly Asshiddiqie meminta seluruh masyarakat Idonesia untuk menjadikan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan (HUT) ke-74 Republik Indonesia (RI), sebagai momentum untuk kembali merajut persatuan dan kesatuan bangsa. 

Menurut Jimly, peringatan 17 Agustus itu tidak hanya sekadar euforia, melainkan persatuan yang tidak boleh dilepaskan kaitannya dengan Pancasila. 

"Merajut kembali persatuan kebangsaan kita sesuai dengan sila ke-3 persatuan Indonesia. Tapi persatuan Indonesia yang tidak boleh dilepaskan kaitannya dengan sila ke-2, sila ke-4, sila ke-5 keadilan sosial yang semuanya sila 2,3,4,5 itu harus dikelola dengan sebaik-baiknya dalam sila pertama Ketuhanan yang mMaha Esa," ungkap Jimly, Sabtu (17/9).   

"Maka seluruh sila 1,2,3,4,5 itu harus di integrasikan dalam wawasan kebangsaan, berdasarkan 4 prinsip konsesus dasar kebangsaan kita ditambah satu saya sarankan ditambah satu jadi 5 ialah Bhineka Tunggal Ika, NKRI, Pancasila, UUD 45, plus wawasan nusantara," sambungnya. 

Ia mengungkapkan hal yang perlu direnungakan dari momentum 17 Agustus tahun ini ialah bagaimana merajut ulang persatuan dan kesatuan Indonesia, yang sempat "terusik" pasca Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 beberapa bulan lalu. Sebab rasa-rasanya "permusuhan" antara dua kubu baik dari elit politik higga para pendukung masih terasa hingga kini. 

"Masih terasa sisa-sisa yang mengganjal dalam kebersamaan kita sebagai bangsa. Ini harus kita rajut ulang supaya sisa-sisa pemilu itu segera kita akhiri, pertentangan satu dengan yang lain, segera kita mohon supaya jangan lagi di terpengaruh oleh sisa-sisa persaingan waktu pemilihan umum kemarin," tegas Jimly. 

Terlepas dari itu semua, pada moment kemerdakaan ini Jimly pun berharap agar bangsa Indonesia kedepan dapat berkembang menjadi bangsa terbesar ke-4 di dunia. Serta kualitas sumber daya manusia yang dimiliki bangsa ini dapat terus meningkat. 

"Bersamaan dengan terus meningkat kualitas manusia Indonesia insallah dalam waktu menjelang 100 tahun Indonesia merdeka nanti tahun 2045, ini bisa sungguh-sungguh bisa, sudah menjadi bangsa yang dapat dianggap terbesar ke 4  didunia, sesuai dengan jumlah penduduknya," pungkasnya.


Tags : Cendekiawan Muslim ICMI Pusat Indonesia Kebangsaan Kenegaraan Keumatan Pengurus ICMI





Detail side

Media Terpopuler