Home / Media / Siaran Pers / Icmi Minta Jangan Pernah Ada Pembenaran Pemikiran Pada Usaha Pembunuhan

ICMI Minta Jangan Pernah Ada Pembenaran Pemikiran pada Usaha Pembunuhan


Posted on Kamis, 10 Okt 2019 22:06 WIB


ICMI Minta Jangan Pernah Ada Pembenaran Pemikiran pada Usaha Pembunuhan

Jakarta - Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie mengimbau masyarakat supaya tidak pernah membenarkan, apalagi mendukung, upaya pembunuhan terhadap Menkopolhukan Wiranto.

Menurut Jimly, aksi kekerasan dengan apapun dasar pemikiran maupun ideologi yang mempengaruhinya merupakan perbuatan yang salah serta tidak boleh ditoleransi.

"Jangan ada pembenaran dengan usaha pembunuhan pak Wiranto. Apapun motif dan cara pikir alasannya. Masyarakat jangan malah begitu. Tidak boleh ada toleransi," ujar Jimly, di Jakarta, Kamis (10/10/2019).

Jimly mengatakan, tindakan yang mengakibatkan risiko terhadap nyawa orang lain merupakan perbutan kriminal. Sehingga tak ada kaitannya dengan pemikiran atau ideologi apapun.

Jimly mengungkapkan, ke depannya siapapun, termasuk masyarakat, agar selalu berhati-hati menjaga diri dari kemungkinan penyerangan atau usaha penganiayaan yang kapan saja dapat terjadi.

Tindakan penyerangan dari oknum tidak dikenal menggunakan senjata tajam (pisau) dialami Wiranto di Pandeglang, Banten, sekitar pukul 11.50 WIB.

Kehadiran Wiranto di Pandeglang guna menghadiri peresmian gedung perkuliahan Universitas Mathlaul Anwar. 

Sesaat setelah Wiranto meninggalkan acara peresmian, tiba-tiba seseorang dari arah belakang menyerang mencoba menikam Wiranto.

Wiranto kemudian langsung segera dibawa ke klinik pengobatan terdekat sekitar pukul 11.55 WIB untuk memperoleh perawatan medis. Saat ini Presiden Jokowi diketahui juga telah menjenguk Wiranto di RSPAD Gatot Subroto Jakarta. (*)


Tags : Cendekiawan Muslim ICMI Pusat Indonesia Kebangsaan Kenegaraan Keumatan Politik Siaran Pers





Detail side

Media Terpopuler