Home / Berita / Berita Nasional / Ketua Icmi Jimly Asshiddiqie Kita Tidak Butuh Masa Jabatan Diperpanjang

Ketua ICMI Jimly Asshiddiqie: Kita Tidak Butuh Masa Jabatan Diperpanjang


Posted on Jum`at, 19 Mar 2021 10:51 WIB


Ketua ICMI Jimly Asshiddiqie: Kita Tidak Butuh Masa Jabatan Diperpanjang

Kabar terkait adanya wacana masa jabatan Presiden menjadi tiga periode turut juga ditanggapi oleh Ketua Umum Ikatan cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie.

Dituturkan Jimly Asshiddiqie terkait hal ini, ia meminta publik agar tidak terpancing dengan wacana jabatan Presiden tiga periode tersebut.

Tanggapan perihal wacana Presiden tiga periode itu disampaikan Jimly Asshiddiqie melalui cuitan yang diunggah di akun media sosial pribadinya pada Minggu, 14 Maret 2021.

Jimly Asshiddiqie yang juga merupakan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu menilai bahwa dilihat dari berbagai sudut pandang, wacana Presiden tiga periode itu merupakan ide yang buruk.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa isu Presiden tiga periode itu diramaikan hanya sebagai jebakan semata.

Seperti diketahui, pada bulan Desember lalu wacana ini sempat ramai diperbincangkan dan Presiden Jokowi pada saat itu langsung menanggapi dan menolak wacana tersebut.

Namun, baru-baru ini usulan Presiden tiga periode itu kembali mencuat dan sontak membuat berbagai kalangan terlebih tokoh politik turut menanggapi wacana tersebut.

Sebagaimana diberitakan Depok.Pikiran-Rakyat.com dalam judul artikel "Minta Publik Tak Terpancing Wacana 3 Periode, Jimly: Ini Jebakan, Kita Tak Butuh Jabatan Presiden Diperpanjang", selain itu, Jimly Asshiddiqie juga mengatakan bahwa bangsa Indonesia juga tidak membutuhkan sama sekali perpanjangan masa jabatan Presiden.

“Jangan ada yang terpancing dengan wacana masa jabatan presiden 3 periode. Ini ide yang buruk dari semua seginya dan cuma dgulirkan sebagai jebakan saja," tulis Jimly Asshiddiqie.

"Bangsa kita pun juga tidak membutuhkan perpanjangan masa jabatan presiden sama sekali. Maka kalo ada ide perubahan terbatas UUD, jangan kaitkan dengan isu 3 periode ini,” lanjutnya.

Sebagai informasi, dikutip Pikiranrakyat-depok.com dari Antara, usulan perubahan masa jabatan Presiden menjadi tiga periode muncul setelah adanya rekomendasi MPR periode 2014-2019 mengamendemen UUD 1945, pada 2 Desember 2019.

Namun, awalnya rekomendasi tersebut hanya sebatas soal Garis Besar Haluan Negara (GBHN).

Wakil Ketua MPR RI dari fraksi PPP Arsul Sani mengungkapkan perihal usulan perubahan masa jabatan Presiden menjadi tiga periode tersebut datang dari anggota DPR Fraksi NasDem, salah satu partai pendukung Presiden Joko Widodo.

Sementara Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Tsamara Amany mengatakan, partainya mengusulkan masa jabatan Presiden selama tujuh tahun, tetapi dibatasi hanya untuk satu periode.

Menanggapi hal itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pihak-pihak yang mengusulkan amendemen UUD 1945 dengan mengubah masa jabatan Presiden menjadi tiga periode hanya ingin mencari muka.

“Ada yang ngomong presiden dipilih tiga periode. (Mereka yang usul) itu, satu, ingin menampar muka saya. Ya. Yang kedua, ingin cari muka, padahal saya sudah punya muka. Yang ketiga, ingin menjerumuskan. Itu saja. Ini yang sejak awal saya sampaikan,” ucap Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi menegaskan dirinya adalah Presiden produk dari pemilihan langsung.

Oleh karena itu terhadap keinginan melakukan amandemen Undang-Undang Dasar (UUD), Presiden mengaku telah memberikan jawaban.

Sehingga, Presiden Jokowi memilih untuk tidak perlu dilakukan amendemen UUD 1945.

“Jadi, lebih baik tidak usah amandemen. Ini kita konsentrasi saja ke tekanan-tekanan eksternal yang sekarang ini bukan sesuatu yang mudah untuk diselesaikan,” tegas Presiden Jokowi.***(Sitianan Nurhasanah/Depok.Pikiran-Rakyat.com)


Tags : Cendekiawan Muslim ICMI ICMI Pusat Jimly Kabar ICMI Kenegaraan Opini Politik Tokoh ICMI




Ketua ICMI Jimly Asshiddiqie: Kita Tidak Butuh Masa Jabatan Diperpanjang
Ketua ICMI Jimly Asshiddiqie: Kita Tidak Butuh Masa Jabatan Diperpanjang
Kabar terkait adanya wacana masa jabatan Presiden menjadi tiga periode turut juga ditanggapi oleh Ketua Umum Ikatan cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie.
Jum`at, 19 Mar 2021
Ketua ICMI Jimly Asshiddiqie: Jika Hendak Netral, Jangan Sahkan Pengurus KLB
Ketua ICMI Jimly Asshiddiqie: Jika Hendak Netral, Jangan Sahkan Pengurus KLB
PR TASIKMALAYA- Polemik kudeta melalui Kongres Luar Biasa (KLB) yang terjadi dalam tubuh Partai Demokrat, turut ditanggapi oleh Pakar hukum tata negara yang juga Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie.
Senin, 8 Mar 2021
DPD-RI Minta Aturan Baru Soal Kewenangan di Lembaga Legislatif, ICMI Jabar Siap Berikan Dukungan
DPD-RI Minta Aturan Baru Soal Kewenangan di Lembaga Legislatif, ICMI Jabar Siap Berikan Dukungan
Bandung – Tidak terasa Keberadaan Dewan Perwakilan Daerah (DPD-RI)  sudah memasuki ke Periode  ke-4 masa bhakti 2019. Namun sejauh ini tidak memiliki kewenangan khusus seperti hanya para anggota DPR RI sehingga keberadaannya seperti tidak memiliki peran penting dalam lembaga legislatif.
Rabu, 17 Feb 2021
ICMI: Indonesia Harus Bangun SDM
ICMI: Indonesia Harus Bangun SDM
Perencanaan pembangunan jangan hanya menjadi alat untuk mengejar kepentingan ekonomi.
Minggu, 24 Jan 2021
ICMI Bicarakan Calon Kapolri Tunggal Komjen Listyo Sigit Prabowo
ICMI Bicarakan Calon Kapolri Tunggal Komjen Listyo Sigit Prabowo
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajukan Komjen Listyo Sigit Prabowo (LSP) sebagai calon Kapolri tunggal kepada DPR RI. Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie berharap Kapolri baru dekat dekat rakyat.
Kamis, 14 Jan 2021
Tiba-tiba Sampaikan Kabar Duka di AKhir 2020, Ketua ICMI Jimly Asshiddiqie: Mantan Menteri
Tiba-tiba Sampaikan Kabar Duka di AKhir 2020, Ketua ICMI Jimly Asshiddiqie: Mantan Menteri
Kabar duka didampaikan oleh Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie.
Jum`at, 1 Jan 2021
Dukung Merger Bank Syariah BUMN, ICMI: Integrasi Bukan Hal yang Mustahil!
Dukung Merger Bank Syariah BUMN, ICMI: Integrasi Bukan Hal yang Mustahil!
Ketua Umum ICMI Jimly Asshiddiqie mengatakan kehadiran Bank Syariah Indonesia patut disyukuri. Alasannya, bank ini membuktikan bahwa integrasi bisnis industri perbankan syariah bukan hal yang mustahil dilakukan.
Senin, 21 Des 2020
Jimly Asshiddiqie: Merger Bank Syariah Sudah Tepat
Jimly Asshiddiqie: Merger Bank Syariah Sudah Tepat
Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie menilai tepat penggabungan usaha (merger) tiga bank syariah milik Himbara, karena sesuai arahan yang disampaikan organisasi itu, pada beberapa tahun lalu.
Senin, 21 Des 2020
ICMI: Bank Syariah Indonesia Memperluas Market Share Keuangan Syariah
ICMI: Bank Syariah Indonesia Memperluas Market Share Keuangan Syariah
Ketua Umum ICMI, Prof. Jimly Asshiddiqie menyatakan dukungan penuh atas hadirnya Bank Syariah Indonesia yang baru terbentuk. Prof Jimly mengatakan bahwa sejak dua tahun lalu, ICMI memang sudah menyarankan agar dilakukan merger Bank Syariah guna memperkuat perekonomian Indonesia.
Jum`at, 18 Des 2020
Catatan Milad ICMI ke-30 dan Webinar Tema
Catatan Milad ICMI ke-30 dan Webinar Tema "Evaluasi Kritis Kondisi Nasional dan Global terhadap Kehidupan Berbangsa dan Bernegara"
Milad ICMI yang ke-30 merupakan usia yang cukup matang dalam ukuran dan perkembangan, suatu organisasi.
Rabu, 9 Des 2020
Bertempat di Gedung Merdeka,  Kota Bandung Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Milad Ke-30 ICMI
Bertempat di Gedung Merdeka, Kota Bandung Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Milad Ke-30 ICMI
Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) akan menggelar pertemuan nasional dalam bentuk Webinar untuk Peringatan Milad ICMI ke-30.
Rabu, 2 Des 2020
Pertemuan Nasional dan Milad ICMI Ke-30
Pertemuan Nasional dan Milad ICMI Ke-30
Pada Senin, 7 Desember 2020, Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) akan menggelar Pertemuan Nasional dan Webinar Peringatan Milad ICMI ke-30 dengan tema “Tantangan Indonesia di Kancah Dunia Pasca COVID-19".
Senin, 30 Nov 2020
Jimly Asshiddiqie: Ormas Tak Terdaftar Dapat Dinyatakan Organisasi Terlarang
Jimly Asshiddiqie: Ormas Tak Terdaftar Dapat Dinyatakan Organisasi Terlarang
FPI saat ini jadi perhatian setelah pimpinannya, Muhammad Rizieq Shihab atau Habib Rizieq kembali pulang ke Tanah Air dari Arab Saudi. Habib Rizieq sebelumnya menetap sekitar 3,5 tahun di Saudi.
Kamis, 26 Nov 2020

Detail side

Berita Terpopuler