Home / Berita / Berita Nasional / Icmi Indonesia Harus Bangun Sdm

ICMI: Indonesia Harus Bangun SDM


Posted on Minggu, 24 Jan 2021 18:30 WIB


ICMI: Indonesia Harus Bangun SDM

Perencanaan pembangunan jangan hanya menjadi alat untuk mengejar kepentingan ekonomi.

JAKARTA -- Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie mengatakan, pembangunan Indonesia harus memperhitungkan aspek manusianya. Jangan sampai pembangunan yang dilakukan sekadar fasilitas dan infrastruktur, tanpa memikirkan bagaimana meningkatkan kualitas manusianya.

"Jadi, apa yang kita bicarakan tentang human development mengenai SDM (sumber daya manusia) itu bukan sekadar pendidikan teknis, melainkan bagaimana menjadikan manusia Indonesia itu sebagai subjek pokok, subjek utama," kata Jimly dalam diskusi daring ICMI Talks Dampak Covid-19 Terhadap Bonus Demografi, Kamis (21/1) malam.

Selama ini Indonesia adalah negara dengan penduduk terbesar keempat di dunia, tapi secara kualitas masih belum memimpin. Ia mencontohkan indeks demokrasi Indonesia. Secara kuantitas, Indonesia terbesar nomor tiga di dunia. Namun, indeks demokrasi Indonesia masih berada di nomor 64 dari segi kualitas. Artinya, antara kuantitas dan kualitasnya tidak sejalan.

Karena itu, ia mengingatkan agar semua perencanaan pembangunan jangan hanya menjadi alat untuk mengejar kepentingan ekonomi. Sebab, cara ini berarti menghitung pembangunan hanya secara angka. Padahal, yang seharusnya menjadi tujuan adalah membangun manusia Indonesia. 

Rektor Universitas Yarsi, Fasli Jalal, mengatakan, jauh sebelum pandemi, Indonesia sudah menyusun berbagai program untuk mempersiapkan bonus demografi pada 2030-2045. Pada puncaknya nanti, jumlah angkatan kerja di Indonesia akan mencapai 200 juta lebih.

Terjadinya pandemi telah memengaruhi berbagai program pendidikan persiapan bonus demografi tersebut. Karena itu, perhatian pada sektor pendidikan harus ditingkatkan agar ketika mencapai bonus demografi nanti, tenaga kerja Indonesia bisa bersaing dengan dunia internasional.

Namun, selama penanganan Covid-19, masalah pendidikan masih belum ditangani secara serius. Hal ini ditunjukkan dengan tidak adanya anggaran yang difokuskan untuk sektor pendidikan dalam penanganan Covid-19.

Dalam anggaran penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional (PCPEN) pemerintah menganggarkan Rp 695,2 triliun. "Jadi, kesehatan ada (alokasinya), perlindungan sosial ada, UMKM, insentif usaha ada, tapi pendidikan belum ada untuk gudang sumber daya manusia," kata Fasli, dalam diskusi tersebut. 

Ditambah lagi, pendidikan dilakukan dengan belajar dari rumah. Hal ini menyebabkan kondisi pembelajaran masing-masing siswa berbeda. Banyak siswa yang tidak memiliki fasilitas pendukung belajar tersebut. "Kadang kita tidak bisa bayangkan kondisinya. Sementara sebagian anak-anak menikmati dengan segala fasilitasnya. Kesenjangan ini sudah ada sebelum Covid-19, bertambah saat Covid-19," kata Fasli.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, per September 2020, jumlah penduduk Indonesia per September 2020 mencapai 270,20 juta jiwa. Sedangkan, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mencatat lebih banyak, yaitu 271.349.889 jiwa. 

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, dari jumlah itu, 144,8 juta orang adalah generasi Z (23 tahun) dan milenial (24-39 tahun). Itu adalah usia produktif yang dihitung dalam bonus demografi di atas. 

"Selama 2010 hingga 2020, rata-rata laju pertumbuhan penduduk sebesar 1,25 persen," kata Suhariyanto dalam rilis hasil sensus penduduk 2020 secara virtual, Kamis (21/1).

Sekretaris Jenderal Kemendagri Muhammad Hudori mengakui, saat ini masih melakukan sinergi data dengan BPS. "Sinkronisasi data ini tetap dijalankan, terutama dalam mewujudkan satu data Indonesia," kata dia.

Sumber: ICMI: Indonesia Harus Bangun SDM (republika.id)


Tags : Cendekiawan Muslim Ekonomi ICMI ICMI Pusat Jimly Kegiatan ICMI Kenegaraan Ketua ICMI Opini Tokoh ICMI




Ketua ICMI Jimly Asshiddiqie: Kita Tidak Butuh Masa Jabatan Diperpanjang
Ketua ICMI Jimly Asshiddiqie: Kita Tidak Butuh Masa Jabatan Diperpanjang
Kabar terkait adanya wacana masa jabatan Presiden menjadi tiga periode turut juga ditanggapi oleh Ketua Umum Ikatan cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie.
Jum`at, 19 Mar 2021
Ketua ICMI Jimly Asshiddiqie: Jika Hendak Netral, Jangan Sahkan Pengurus KLB
Ketua ICMI Jimly Asshiddiqie: Jika Hendak Netral, Jangan Sahkan Pengurus KLB
PR TASIKMALAYA- Polemik kudeta melalui Kongres Luar Biasa (KLB) yang terjadi dalam tubuh Partai Demokrat, turut ditanggapi oleh Pakar hukum tata negara yang juga Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie.
Senin, 8 Mar 2021
DPD-RI Minta Aturan Baru Soal Kewenangan di Lembaga Legislatif, ICMI Jabar Siap Berikan Dukungan
DPD-RI Minta Aturan Baru Soal Kewenangan di Lembaga Legislatif, ICMI Jabar Siap Berikan Dukungan
Bandung – Tidak terasa Keberadaan Dewan Perwakilan Daerah (DPD-RI)  sudah memasuki ke Periode  ke-4 masa bhakti 2019. Namun sejauh ini tidak memiliki kewenangan khusus seperti hanya para anggota DPR RI sehingga keberadaannya seperti tidak memiliki peran penting dalam lembaga legislatif.
Rabu, 17 Feb 2021
ICMI: Indonesia Harus Bangun SDM
ICMI: Indonesia Harus Bangun SDM
Perencanaan pembangunan jangan hanya menjadi alat untuk mengejar kepentingan ekonomi.
Minggu, 24 Jan 2021
ICMI Bicarakan Calon Kapolri Tunggal Komjen Listyo Sigit Prabowo
ICMI Bicarakan Calon Kapolri Tunggal Komjen Listyo Sigit Prabowo
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajukan Komjen Listyo Sigit Prabowo (LSP) sebagai calon Kapolri tunggal kepada DPR RI. Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie berharap Kapolri baru dekat dekat rakyat.
Kamis, 14 Jan 2021
Tiba-tiba Sampaikan Kabar Duka di AKhir 2020, Ketua ICMI Jimly Asshiddiqie: Mantan Menteri
Tiba-tiba Sampaikan Kabar Duka di AKhir 2020, Ketua ICMI Jimly Asshiddiqie: Mantan Menteri
Kabar duka didampaikan oleh Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie.
Jum`at, 1 Jan 2021
Dukung Merger Bank Syariah BUMN, ICMI: Integrasi Bukan Hal yang Mustahil!
Dukung Merger Bank Syariah BUMN, ICMI: Integrasi Bukan Hal yang Mustahil!
Ketua Umum ICMI Jimly Asshiddiqie mengatakan kehadiran Bank Syariah Indonesia patut disyukuri. Alasannya, bank ini membuktikan bahwa integrasi bisnis industri perbankan syariah bukan hal yang mustahil dilakukan.
Senin, 21 Des 2020
Jimly Asshiddiqie: Merger Bank Syariah Sudah Tepat
Jimly Asshiddiqie: Merger Bank Syariah Sudah Tepat
Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie menilai tepat penggabungan usaha (merger) tiga bank syariah milik Himbara, karena sesuai arahan yang disampaikan organisasi itu, pada beberapa tahun lalu.
Senin, 21 Des 2020
ICMI: Bank Syariah Indonesia Memperluas Market Share Keuangan Syariah
ICMI: Bank Syariah Indonesia Memperluas Market Share Keuangan Syariah
Ketua Umum ICMI, Prof. Jimly Asshiddiqie menyatakan dukungan penuh atas hadirnya Bank Syariah Indonesia yang baru terbentuk. Prof Jimly mengatakan bahwa sejak dua tahun lalu, ICMI memang sudah menyarankan agar dilakukan merger Bank Syariah guna memperkuat perekonomian Indonesia.
Jum`at, 18 Des 2020
Catatan Milad ICMI ke-30 dan Webinar Tema
Catatan Milad ICMI ke-30 dan Webinar Tema "Evaluasi Kritis Kondisi Nasional dan Global terhadap Kehidupan Berbangsa dan Bernegara"
Milad ICMI yang ke-30 merupakan usia yang cukup matang dalam ukuran dan perkembangan, suatu organisasi.
Rabu, 9 Des 2020
Bertempat di Gedung Merdeka,  Kota Bandung Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Milad Ke-30 ICMI
Bertempat di Gedung Merdeka, Kota Bandung Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Milad Ke-30 ICMI
Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) akan menggelar pertemuan nasional dalam bentuk Webinar untuk Peringatan Milad ICMI ke-30.
Rabu, 2 Des 2020
Pertemuan Nasional dan Milad ICMI Ke-30
Pertemuan Nasional dan Milad ICMI Ke-30
Pada Senin, 7 Desember 2020, Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) akan menggelar Pertemuan Nasional dan Webinar Peringatan Milad ICMI ke-30 dengan tema “Tantangan Indonesia di Kancah Dunia Pasca COVID-19".
Senin, 30 Nov 2020
Jimly Asshiddiqie: Ormas Tak Terdaftar Dapat Dinyatakan Organisasi Terlarang
Jimly Asshiddiqie: Ormas Tak Terdaftar Dapat Dinyatakan Organisasi Terlarang
FPI saat ini jadi perhatian setelah pimpinannya, Muhammad Rizieq Shihab atau Habib Rizieq kembali pulang ke Tanah Air dari Arab Saudi. Habib Rizieq sebelumnya menetap sekitar 3,5 tahun di Saudi.
Kamis, 26 Nov 2020

Detail side

Berita Terpopuler