Home / Media / Siaran Pers / Soal Golput Pemilu Icmi Masalah Administratif Bagian Penyebabnya

Soal Golput Pemilu, ICMI: Masalah Administratif Bagian Penyebabnya


Posted on Kamis, 14 Mar 2019 16:23 WIB


Soal Golput Pemilu, ICMI: Masalah Administratif Bagian Penyebabnya

Jakarta (ICMI Media) - Ketua Koordinasi Politik Dalam Negeri Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Muhammad Qodari mengatakan, soal administratif merupakan penyebab dominan terjadinya non partisipatif pada setiap pemilihan umum (pemilu).

Dengan begitu, Qodari berpendapat, tidak berpatisipasti pada pemilu atau 'golongan putih' (golput) bukan hanya sebab keraguan politik. Namun juga sebab masalah administratif.

Menurut Qodari, jika menyoroti persoalan penyebab golput pemilu karena kondisi tersebut, sebetulnya tingkat partisipatif pemilih amat mudah ditingkatkan di Indonesia.

"Jika masalah administrasi dapat ditangani dengan baik, sebanyak 24 persen angka golput bisa dikurangi di pemilu," ujar Qodari, di Jakarta, Kamis (14/3/2019), saat diskusi media Dialektika ICMI bertema Antisipasi Golput dalam Pemilu 2019.

Qodari mengungkapkan, berdasarkan data hasil survey dilakukan, tingkat partisipasi pemilih pada pemilu 2019 amat tinggi mencapai 90 persen.

Sementara itu, Ketua Umum ICMI Prof DR Jimly Asshiddiqie yang juga juga menjadi pembicara diskusi menuturkan, angka golput pada pemilu 2019 dapat dikurangi salah satunya melalui sistem memilih secara serentak.

Jimly beranggapan, sistem pelaksanaan pemilu yang dilakukan pasti ada kelebihan dan kekurangannya. Dengan begitu, jika ingin dilakukan evaluasi terhadap pemilu 2019 sebaiknya setelah selesai dilaksanakan.

Diketahui, pemilu tahun 2019 yang berlangsung 17 April mendatang memiki sistem yang berbeda dibandingkan sebelumnya.

Sebab langsung memilih secara bersamaan di hari itu yakni Presiden dan Wakil Presiden, anggota DPR RI, anggota DPR provinsi, kabupaten maupun kota serta DPD RI. (so/ed)


Tags : Dialektika ICMI ICMI ICMI Peduli ICMI Pusat Jimly Kabar ICMI Kegiatan ICMI Ketua ICMI Politik






Media Terpopuler