Home / Media / Siaran Pers / Ketum Icmi Beberkan Satu Jurus Mudah Jaga Nkri Selamanya

Ketum ICMI Beberkan Satu Jurus Mudah Jaga NKRI Selamanya


Posted on Kamis, 4 Apr 2019 22:42 WIB


Ketum ICMI Beberkan Satu Jurus Mudah Jaga NKRI Selamanya

Jakarta (ICMI Media) - Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Prof DR Jimly Asshiddiqie membeberkan salah satu jurus mudah menjaga NKRI saat ini dan ke depannya.

Menurut Jimly, berkata atau mengucapkan hal yang baik adalah perbuatan paling mudah serta tidak menghabiskan banyak energi demi menjaga NKRI.

"Berkata-kata saja yang baik setiap hari dalam hidup kita. Dengan berkata yang baik akan menimbulkan saling menghormati, toleransi, itu yang dibutuhkan NKRI," ujar Jimly, Rabu (3/4/2019).

Jimly mengimbau, bila tidak mampu berkata-kata yang baik dalam keseharian, maka lebih baik diam saja. Sehingga tidak menimbulkan kegaduhan dan di cap pemecah belah bangsa.

"Kalau akibat perkataan yang buruk lalu terjadi permusuhan, saling caci maki, saling fitnah, mendingan diam saja. Nanti NKRI hancur gara-gara (perkataan buruk) begitu," ucap Jimly.

Jimly mengingatkan, Indonesia bisa ada hingga kini sebab pemikiran dan perkataan yang baik dari para founding father.

Tak ada saling memaksakan keinginan sendiri, menyampaikan pendapatnya dengan elegan tanpa fitnah dan adu argumentasi dengan tutur yang bijaksana sehingga mampu mencari solusi kebangsaan terbaik.

"Coba kalau para bapak bangsa kita saling hujat, yang ada pertikaian terus. Indonesia akhirnya tidak pernah ada seperti diharapkan," kata Jimly.

Apa lagi di era pesatnya kemajuan media sosial saat ini, Jimly menuturkan, amat banyak yang telah lupa menjaga perkataan baik. Bahkan cenderung perkataannya makin brutal.

Saling menghujat, menuduh tanpa bukti, fitnah, menjelekkan pribadi orang lain sebebasnya, menyebarkan hoax, merasa paling benar, berseliweran tanpa kendali di media sosial.

"Itu mengancam NKRI. Masa kita sesama anak bangsa mau saling menghancurkan dengan perkataan tidak baik. Apa lagi jelang pemilu, wah makin banyak saja. Seharusnya adu gagasan yang baik," ujar Jimly.

Jimly mengungkapkan, akibat perkataan buruk telah banyak membuat kehancuran pada bangsa. Bahkan antarbangsa dapat berperang dan invasi militer hanya sebab perkataan tidak baik. (*)


Tags : ICMI Pusat Jimly Kebangsaan Ketua ICMI Siaran Pers






Media Terpopuler