Home / Media / Siaran Pers / Ketua Icmi Tunjukkan Kepedulian Ke Pria Nekat Panjat Papan Reklame

Ketua ICMI Tunjukkan Kepedulian ke Pria Nekat Panjat Papan Reklame


Posted on Kamis, 14 Sep 2018 03:14 WIB


Ketua ICMI Tunjukkan Kepedulian ke Pria Nekat Panjat Papan Reklame

Jakarta (ICMI Media) - Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Prof DR Jimly Asshiddiqie berhasil membantu dan membujuk seorang pria bernama Agustinus Woro agar turun dari papan reklame setinggi 25 meter.

Agustinus nekat memanjat papan reklame di wilayah Pasar Rebo, Jakarta Timur, sambil berteriak dan mengibarkan bendera Merah Putih sejak Rabu (12/9) jam 03.00 WIB dan mengancam loncat jika tuntutannya bertemu Prof DR Jimly Asshiddiqie dan Prof DR Mahfud MD tak digubris. 

Selain itu, tampak juga Agustinus  memasang spanduk mengenai kritik ke pemerintah dan melempar surat untuk Kapolri dan Panglima TNI berisi kasus kematian tak wajar keponakannya bernama David Natalis di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) dapat dibela serta dituntaskan secara hukum dengan adil.

“Kita tidak boleh membiarkan ada warga negara, seorangpun, gelap mata karena tidak mendapatkan keadilan lalu melakukan upaya yang nekat. Saya siap bantu bapak Agustinus menyelesaikan masalahnya,” ujar Jimly, Kamis (13/9).

Jimly menuturkan, siap mendampingi Agustinus melapor ke kepolisian dan berupaya mencari solusi agar dapat bertemu dengan pimpinan TNI dan Polri sehingga masalahnya tuntas. 

Komitmen lain yang diungkapkan Jimly yakni bakal membantu Agustinus dapat audiensi dengan pimpinan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) pada Jumat (14/9).

“Kalau ada masalah bisa kita selesaikan dengan sebaik-baiknya. Siapa yang jadi pejabat tolong layani kebutuhan para pencari keadilan seperti Agustinus dengan baik,” ucap Jimly.

Selain itu, Jimly menjelaskan tentang surat untuk dirinya yang berisi pria tersebut mau turun dan mengakhiri aksinya jika mantan ketua MK tersebut datang ke lokasi untuk membantunya dalam menyelesaikan kasus kematian keponakannya.

Jimly menjelaskan, sebelumnya dia menerima aduan melalui surat bahwa ada seorang pria telah berusaha mencari keadilan hukum sejak tahun 2016. Pria itu nekat memanjat papan reklame namun bersedia turun bila Jimly menemuinya.

“Setelah saya datang ke lokasi, Alhamdulillah dia mau turun. Kami ngobrol dan dia menuturkan persoalan yang dihadapinya sejak 2016. Dia sudah lapor kemana-mana tetapi tidak ada kejelasan,” kata Jimly.

Proses evakuasi menurunkan Agustinus berlangsung sekitar 45 menit dari jam 16.49 WIB sampai 17.28 WIB. Sedangkan Jimly tiba di lokasi pada jam 16.44 WIB.

Begitu Agustinus berhasil dievakuasi, Jimly langsung menyambutnya dengan pelukan. Selanjutnya Agustinus dibawa ke Polsek Ciracas dan Polres Metro Jakarta Timur untuk melakukan pemeriksaan. (tys/cr)


Tags :





Detail side

Media Terpopuler