Home / Media / Siaran Pers / Jelang Akhir 2018 Icmi Beri Catatan Apresiasi Kinerja Pemerintah

Jelang Akhir 2018, ICMI Beri Catatan Apresiasi Kinerja Pemerintah


Posted on Kamis, 27 Des 2018 13:45 WIB


Jelang Akhir 2018, ICMI Beri Catatan Apresiasi Kinerja Pemerintah

Jakarta (ICMI Media) - Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) menyampaikan beberapa catatan apresiasi terhadap kinerja pemerintah selama tahun 2018.

Beberapa aspek catatan evaluasi yang menjadi sorotan ICMI antara lain menyoal agenda politik Indonesia serta penanganan bencana oleh pemerintah yang terjadi kurun waktu 2018.

Terkait agenda politik, Ketua Umum ICMI Prof DR Jimly Asshiddiqie mengatakan, pelaksanaan pemilihan Kepala Daerah (pilkada) serentak tahun 2018 terlaksana secara baik, aman serta lancar.

Jimly berharap, suksesnya penyelenggaraan pilkada serentak 2018 dapat juga terulang pada sejarah politik baru Indonesia yakni pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (pilpres), pemilihan DPR, DPD, DPRD kabupaten dan kota yang digelar bersamaan tahun 2019.

Oleh sebab itu, ucap Jimly, ICMI berkomitmen ingin berperan positif terhadap bangsa menuju tahun politik 2019 sehingga kehidupan kenegaraan dan masyarakatnya semakin sejahtera.

"ICMI memiliki tanggung jawab dan berkomitmen mengawal pesta demokrasi berjalan aman dan lebih baik lagi," ujar Jimly saat menyampaikan Refleksi Akhir Tahun 2018 ICMI, di Jakarta, Rabu (26/12/2018).

Jimly menyampaikan, tahapan demokratisasi bukanlah akhir dan wujud kesempurnaan. ICMI menganggap perlu terus pembenahan dengan mengacu kepada fenomena yang muncul di masyarakat pada proses kehidupan politik sehari-hari.

Lainnya, menyangkut berbagai peristiwa bencana alam yang terjadi di Tanah Air, Jimly mengungkapkan, kecepatan dan tanggapnya upaya pemerintah menangani korban maupun pemulihannya.

Bukan hanya kepada reaksi pemerintah yang cepat menangani bencana alam, ICMI juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh kalangan masyarakat, LSM, lembaga swasta dan lainnya yang turut berkontribusi.

Meskipun demikian, ICMI juga prihatin dengan banyaknya peristiwa yang terjadi dalam bentangan waktu satu tahun ini, seperti bencana alam yang menimpa beberapa daerah di Indonesia. 

“ICMI prihatin dan berduka cita dengan musibah yang terjadi selama tahun 2018. Mulai dari gempa bumi di Lebak, Banten pada Januari, gempa bumi dan tsunami di Palu serta Donggala pada September dan yang terakhir terjadi tsunami di Banten dan Lampung,” kata Jimly.

Jimly menuturkan, menolong sesama manusia harus adil, tanpa isu SARA. Jimly mengatakan, pertolongan dan bantuan ketika kondisi sedang susah akibat bencana alam adalah hak setiap manusia tanpa membedakan unsur SARA. (so/cr)


Tags : Dialektika ICMI Siaran Pers





Detail side

Media Terpopuler