Home / Media / Siaran Pers / Icmi Impor Beras Jadi Solusi Redam Gejolak Masyarakat Soal Harga Pangan

ICMI: Impor Beras Jadi Solusi Redam Gejolak Masyarakat Soal Harga Pangan


Posted on Rabu, 24 Jan 2018 02:12 WIB


ICMI: Impor Beras Jadi Solusi Redam Gejolak Masyarakat Soal Harga Pangan

Kondisi perberasan di Tanah Air menuai polemik. Berawal ketika Pemerintah Indonesia memutuskan untuk mengimpor beras umum dan premium sebanyak 500 ribu ton mulai Februari tahun ini.
 
Badan Urusan Logistik (Bulog) kemudian segera ditugaskan untuk melaksanakan tender kepada negara-negara lainnya yang berminat mengimpor produksi berasnya ke Indonesia.
 
Pemerintah telah menjelaskan bahwa impor beras ditujukan untuk memperkuat cadangan beras nasional saat ini. Bukan berarti impor menandakan kini Indonesia kekurangan setok beras.
 
Menyikapi itu, Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) menyatakan dukungannya terhadap kebijakan pemerintah terkait impor beras itu. ICMI menilai, keputusan itu merupakan upaya guna meredam gejolak masyarakat mengenai kenaikan harga beras.
 
"Salah satunya dengan instrumen impor beras. Untuk diketahui, kenaikan harga beras atau pangan dapat memicu keresahan sosial berkepanjangan," ujar Wakil Ketua Umum ICMI Prof DR Herry Surdiyanto, di Jakarta, Rabu (24/1), pada diskusi media Dialektika ICMI: Solusi Masalah Perberasan di Indonesia.
 
Herry menuturkan, ICMI justru mendorong agar Pemerintah Indonesia setelah melakukan impor beras sigap menjaga harga jual dari petani sehingga tidak bernilai rendah dengan kenaikan Harga Pokok Penjualan (HPP).
 
Sedangkan Sekretaris Jenderal ICMI DR M Jafar Hafsah menyampaikan, pemerintah ke depannya sebaiknya perlu mendata mengenai komoditas perberasan nasional sehingga mencegah gaduh terus menerus.
 
"ICMI mendorong supaya pemerintah perlu memperkuat data tentang beras agar tak menimbulkan polemik," ucap Jafar.
 
Selain itu, Jafar mengungkapkan, ICMI mengimbau agar sikap koordinasi antar lembaga yang mengurusi perberasan dan pangan semakin diperkuat agar dapat meredam kecemasan di lapisan sosial masyarakat.*


Tags :






Media Terpopuler