Home / Media / Siaran Pers / Icmi Tak Perlu Ragu Dukung Jokowi Sepuluh Tahun

?ICMI : Tak Perlu Ragu Dukung Jokowi Sepuluh Tahun


Posted on Sabut, 9 Des 2017 01:59 WIB



<div style=

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: views/v_template_3.php

Line Number: 49

Backtrace:

File: /home/icmior/public_html/application/views/v_template_3.php
Line: 49
Function: _error_handler

File: /home/icmior/public_html/application/controllers/Pages.php
Line: 146
Function: view

File: /home/icmior/public_html/index.php
Line: 292
Function: require_once

" src="

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: views/v_template_3.php

Line Number: 49

Backtrace:

File: /home/icmior/public_html/application/views/v_template_3.php
Line: 49
Function: _error_handler

File: /home/icmior/public_html/application/controllers/Pages.php
Line: 146
Function: view

File: /home/icmior/public_html/index.php
Line: 292
Function: require_once

http://icmi.or.id/assets/img/content_image">

Jakarta (ICMI Media) - Ketua Umum ICMI, Prof DR Jimly Asshiddiqie menyatakan dukungannya kepada Joko Widodo untuk kembali memimpin RI pada periode 2019-2024.
 
"Dengan tetap senantiasa berpikir kritis, dan konstruktif, ICMI tidak pernah ragu, tidak perlu dan tidak boleh ragu untuk mendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo selama sepuluh tahun," kata Jimly pada Pembukaan Silaknas ICMI dihadapan Presiden Jokowi di Istana Bogor, Jawa Barat, Jum’at (8/12)
 
Jimly juga mengatakan bahwa dirinya ingin pembangunan yang sudah dijalankan Jokowi terjamin kelanjutannya.
 
“Ini bukan semata-mata untuk kepentingan orang per orang. Dukungan diberikan untuk kemajuan bangsa dalam jangka waktu yang panjang, pembangunan,” jelas Jimly.
 
Jimly juga menuturkan ada proses panjang yang memerlukan estafet kepemimpinan antargenerasi. Jimly pun memahami bila kepemimpinan bangsa akan pasti tergantikan dalam proses pemilu lima tahunan.
 
Namun, dirinya tak ingin segala yang sudah dilakukan di pemerintahan sebelumnya justru kembali ke titik nol dengan kepemimpinan baru.
 
“Hal ini berbahaya bagi kemajuan bangsa,” ujar Jimly.
 
"Untuk itu, diperlukan pemerintahan yang stabil, pada setiap sepuluh tahunan dengan kepemimpinan yang sungguh-sungguh. Pertama, bekerja nyata untuk rakyat. Kedua, bersikap konsisten. Ketiga, predictable," sambungnya.
 
Pembukaan Silaknas ICMI tahun 2017 yang dibuka oleh Presiden Jokowi dihadiri oleh Presiden ketiga Republik Indonesia BJ. Habibie, Mensesneg Pratikno, dan perwakilan pengurus ICMI baik Pusat, Orwil dan Orda dari 34 provinsi seluruh Indonesia. (SYH/CR)


Tags :






Media Terpopuler