Home / Media / Siaran Pers / Presiden_Jokowi_Hadiri_Silaknas_ICMI_2017

Presiden Joko Widodo akan Hadiri Silaknas ICMI Tahun 2017


Posted on Kamis, 1 Des 2017 07:26 WIB


Presiden Joko Widodo akan Hadiri Silaknas ICMI Tahun 2017

Presiden RI Joko Widodo rencananya akan menghadiri Silaturahmi Kerja Nasional (Silaknas) ICMI Tahun 2017 pada 8-10 Desember, di Gedung Puspiptek, Serpong, Tangerang Selatan, Banten.

Jakarta (ICMI Media) - Presiden RI Joko Widodo direncanakan akan membuka Silaturahmi Kerja Nasional (Silaknas) ICMI Tahun 2017 pada 8 Desember, di Istana Bogor, Jawa Barat. Sementara Silaknas ICMI akan berlangsung sejak 8 - 10 Desember di Puspitek, Serpong, Banten.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Panitia Silaknas ICMI Tahun 2017 Ibnu Mahmud, di Jakarta, Jumat (1/12), kepada ICMI Media. Selain Presiden, kata Ibnu, pada Silaknas ICMI Tahun 2017 juga kabarnya dihadiri oleh pejabat negara lainnya, salah satunya Ketua MPR Zulkifli Hasan yang sekaligus sebagai Ketua Dewan Pakar ICMI. 

Ibnu menjelaskan, Silaknas ICMI merupakan kegiatan rutin tahunan untuk konsolidasi dan penguatan kelembagaan. Dalam Silaknas ICMI dibahas pula hasil dan evaluasi program guna disinergikan dengan berbagai masalah kebangsaan.

“Semoga Silaknas ICMI tahun ini terlaksana lancar dan mampu membuat ICMI semakin kokoh dalam berkontribusi menyelesaikan masalah di masyarakat ke depan,” tutur Ibnu.

Ibnu mengemukakan, tahun ini Silaknas ICMI yang diselenggarakan bertema kali ICMI untuk Bangsa: Memperkokoh Tanggung Jawab Bernegara. Alasan tema tersebut, ucap Ibnu, karena kini semakin tampak merosotnya tanggung jawab bernegara secara individu maupun kelompok.

"Dimana tanda-tanda saling mengeksploitasi juga mulai tampak serta tumbuhnya sentimen komunalisme partikular yang terus meluas," ujar Ibnu. 

Oleh sebab itu, kata Ibnu, ICMI sebagai merasa bertanggung jawab untuk segera mengatisipasi dan memberi solusi cermat. 

Sedangkan bahasan materi pada Silaknas ICMI tahun ini, pertama, terkait isu dan dokrin yang melandasi eksistensi bangsa seperti persatuan dan nasionalisme serta meliputi semua aspek bidang pembangunan. Lalu kedua, manajemen program unggulan ICMI, termasuk yang dikelola badan otonom. (mgl/cr)


Tags :






Media Terpopuler