Home / Media / Kabar Icmi / Jimly Ceritakan Sejarah Lahirnya Cendekiawan Muslim Berawal Dari Pengajian Dan Kajian

Jimly Ceritakan Sejarah Lahirnya Cendekiawan Muslim, Berawal dari Pengajian dan Kajian


Posted on Minggu, 23 Jun 2019 15:20 WIB


Jimly Ceritakan Sejarah Lahirnya Cendekiawan Muslim, Berawal dari Pengajian dan Kajian

Jakarta (ICMI Media) – Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Jimly Asshidiqie menceritakan perjalanan panjang sejarah organisasi yang dipimpinannya sekarang. 

Jimly ingin momentum lahirnya ICMI menjadi spirit bagi siapapun untuk memberdayakan umat. 

Hal itu disampaikannya saat menghadiri acara Halal Bi Halal Keluarga Besar ICMI Orwil DKI Jakarta, di jln Jatiwaringin, Jum’at (21/6) malam. 

Dalam kesempatan tersebut, Jimly menjelaskan lahirnya cendekiawan muslim dari rutinitas dan konsistensi pengajian, baik di masjid maupun di dunia akademik.

“Pengajian-pengajian beginilah, awal mula munculnya gerakan cendekiawan muslim di kampus dan di masjid kampus,” katanya. 

Kemudian, lanjut Jimly, awal mula pengajian tersebut diadakan pada tahun 1980, hingga pada tahun 1989 digelarnya pertemuan nasional cendekiawan muslim.

Jimly juga mengingatkan bahwa, sejarah menunjukan umat Islam di Indonesia baru menikmati dunia pendidikan sesudah kemerdekaan RI. Sementara, yang lebih dulu mengenyam pendidikan adalah kaum priyai.

Namun, sejak tahun 1950’an pada saat tamat SD sampai tahun 1980’an sudah mulai banyak yang bergelar doktor. Jenjang pendidikan itulah yang membuat lahirnya cendekiawan muslim di Indonesia.

“Kalau di telusuri, banyak orang yang kuliah di Amerika. Disini tidak mengenal kegiatan agama, tapi di Amerika dia ngaji. Begitu pulang (ke Indonesia), ketemulah forum-forum pengajian di masjid-masjid kampus, itulah cikal mula lahirnya cendekiawan muslim,” jelasnya 

Jimly mencontohkan beberapa tokoh cendekiawan yang hafidz Qur’an dari Palembang, Jogjakarta dan masih banyak lagi cendekiawan lainnya. (Aik)


Tags : Cendekiawan Muslim Dialektika ICMI ICMI Daerah ICMI Pusat Jimly Kabar ICMI Ketua ICMI





Detail side

Media Terpopuler