ngaji-algibran.png

ICMI: Prinsip Ekonomi Indonesia Sesuai Ajaran Islam

redaksi 11 July 2018 comments ICMINews
Jakarta (11/7/2018) - Pembangunan ekonomi Indonesia sangat berhubungan erat dengan kesejahteraan masyarakat. Begitu juga dalam menentukan kebijakan pada suatu sektor ekonomi, diperlukan roadmap yang matang dan didasari oleh kesepakatan bersama, sehingga dapat memberi manfaat bagi bersama.

Prinsip ekonomi yang tidak memberatkan salah satu pihak itulah yang sejalan dan senafas dengan ajaran Islam.

‌"Prinsip-prinsip negara kita senafas dan sejalan dengan ajaran Islam, termasuk soal ekonomi," tutur Zainul Majdi, Wakil Ketua Dewan Pakar Ikatan Cendikiawan Muslim se-Indonesia (ICMI), Rabu (11/7), pada kegiatan Dialektika ICMI, di Jakarta.

Sosok yang akrab dipanggil Tuan Guru Bajang (TGB) ini menjelaskan, perekonomian harus memenuhi kebutuhan umat banyak. Karena dalam ajaran Islam, lanjut TGB, hukumnnya haram jika ketimpangan terus dibiarkan.

TGB mengungkapkan, esensi paling mendasar pada Pemerintahan yakni memberi perlindungan pada rakyatnya, termasuk pada rakyat yang terlilit masalah ekonomi.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Komite Ekonomi Industri Nasional (KEIN), Soetrisno Bachir mengatakan, ada empat sektor prioritas yang bisa membenahi ekonomi Indonesia, diantaranya : industri pertanian, maritim dan kelautan, industri tourism, dan memanfaatkan bonus demografi.

"Negara kita kaya akan SDA dan SDMnya, sehingga keempat sektor itu menjadi prioritas jika berbicara pembangunan ekonomi," kata Soetrisno.

Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Penasehat ICMI ini mengatakan bahwa keempat sektor itu juga harus didasari pada kesepakatan bersama, karena Indonesia menganut prinsip demokrasi dalam perekonomian.

Syafii Antonio, Anggota Dewan Pakar ICMI juga meyakinkan bahwa pembangunan yang berkelanjutan, dibutuhkan negarawan yang selalu mementingkan kesejahteraan bangsa. Adapun kendala yang harus dihadapi, sebut Syafii, yakni kendala filosofis, politis, dan teknis pendidikan. *

Artikel Terkait

KOMENTAR

LEAVE A RESPONSE

Situs ICMI ini dikelola secara mandiri oleh Tim Media Center ICMI Pusat. Untuk mengetahui lebih lanjut, silahkan hubungi kami melalui telepon: +62 21 7994466 atau email di sekretariat@icmi.or.id atau redaksi@icmi.or.id . Untuk kerjasama iklan bisa kirim ke iklan@icmi.or.id Selengkapnya

Copyright 2018 ICMI | All Rights Reserved