ngaji-algibran.png

Kasih Rekomendasi Soal LGBT, ICMI Dapat Apresiasi dari DPR RI

Syahrul Hidayanto 6 April 2018 comments ICMINews
Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) mendapatkan apresiasi dari DPR RI saat memberikan rekomendasi solusi melawan penyimpangan seksual Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender (LGBT). 
 
Demikian disampaikan Sri Astuti selaku Wakil Ketua Umum ICMI dalam diskusi media Dialektika ICMI bertajuk ‘Memberantas Sodomi dan Pencabulan’, Jumat (6/4), di Jakarta.
 
“DPR RI sebut ICMI satu-satunya organisasi yang datang untuk melawan LGBT, DPR amat-sangat setuju dengan apa yang kita usulkan,” kata Sri.
 
Sri mengatakan, rekomendasi ICMI soal LGBT merupakan hasil seminar nasional yang berlandaskan penelitian dan bukti nyata, bahwa perilaku menyimpang hubungan seksual sejenis ini ada dan berkembang, bahkan mencapai desa-desa di Indonesia.  Hasil rekomendasi ini, lanjut Sri, menurut DPR RI harus disosialisasikan. 
 
Untuk itu, Sri mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk melawan perilaku LGBT dan tidak membiarkannya berkembang. Kalau dibiarkan, ucap Sri, sama saja tidak turut melindungi anak-anak dan remaja penerus generasi bangsa. 
 
Dalam Al Quran, tegas Sri, Allah hanya ciptakan laki-laki dan perempuan hidup berpasangan untu membiakan anak, jadi pasangan sejenis sangat dilarang. Lagipula, lanjut Sri, Indonesia punya hukum dan budaya sendiri, tidak perlu ikutin negara-negara yang telah melegalkan perkawinan sejenis. 
 
Wakil Ketua Dwan Penasehat ICMI Pusat, Aida Vitalaya Hubeis mengatakan, masalah LGBT sangat mengkhawatirkan karena selalu mecari mangsa baru. Menurutnya, komunitas LGBT itu kecil, sehingga bersifat posesif sesama komunitas dan agresif merekrut orang lebih banyak.
 
“mereka bergerak seperti fredator, mensosialisasikan kemana-mana untuk mengajak turut jadi LGBT, lewat pendekantan-pendekatan tertentu seperti faktor ekonomi, teman curhat, sosial, dan lainnya,” kata Aida. 
 
Aida menegaskan, perlu adanya gerakan-gerakan kecil disetiap wilayah melakukan perlawanan menghadapi perkembangan LGBT. 
 
Di lain sisi, dokter spesialis bedah saraf, dr Taufan Budi Setyolaksono Sp, BS mengatakan bahwa perilaku LGBT bukanlah faktor genesis turunan atau bawaan sejak lahir, melainkan faktor lingkungan. 
 
Selain itu, kata Taufan, semakin berkembangnya perilaku LGBT maka semakim tingginya potensi penyakit penyakit seksual. (mgl)

Artikel Terkait

Anak Muda ICMI Tolak Koruptor Jadi Caleg

Syahrul Hidayanto 17 April 2018

KOMENTAR

LEAVE A RESPONSE

Situs ICMI ini dikelola secara mandiri oleh Tim Media Center ICMI Pusat. Untuk mengetahui lebih lanjut, silahkan hubungi kami melalui telepon: +62 21 7994466 atau email di sekretariat@icmi.or.id atau redaksi@icmi.or.id . Untuk kerjasama iklan bisa kirim ke iklan@icmi.or.id Selengkapnya

Copyright 2018 ICMI | All Rights Reserved