ngaji-algibran.png

ICMI Minta Pemerintah Indonesia Tanya Hong Kong Soal Penolakan Ustadz Abdul Somad

redaksi 29 December 2017 comments ICMINews
Jakarta (ICMI Media) - Peristiwa penolakan dan pemulangan pendakwah Ustadz Abdul Somad oleh Pemerintah Hong Kong pada 24 Desember lalu menuai perhatian serta tanggapan dari berbagai kalangan, salah satunya Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI).
 
Sekretaris Jenderal ICMI DR M Jafar Hafsah, Jumat (29/12), mengatakan kepada ICMI Media, organisasinya mengecam sikap maupun tindakan Pemerintah Hong Kong berlakukan kepada Ulama Indonesia yang akan berdakwah Islam di sana.
 
Menyikapi peristiwa yang dialami Ustad Abdul Somad, Jafar menyarankan agar Pemerintah Indonesia dapat tegas meminta penjelasan atau klarifikasi dari Hong Kong mengenai alasan penolakan dan pemulangan yang dilakukan.
 
"Pemerintah perlu meminta klarifikasi dari Hong Kong," ujar Jafar.
 
Kendati begitu, ucap Jafar, ICMI mengimbau supaya umat Islam di Indonesia tetap tenang dan tidak tersulut emosi menanggapi peristiwa yang dialami Ustadz Abdul Somad di Hong Kong.
 
"Umat Islam di Indonesia agar tetap tenang menanggapi insiden tersebut dan tidak terprovokasi sampai melakukan perbuatan yang anarkis," ungkap Jafar.
 
Lainnya Jafar menuturkan, ICMI meminta agar Ustadz Abdul Somad tetap istiqomah dalam perannya sebagai penceramah agama dan selalu berdakwah yang menenangkan serta damai untuk umat Islam serta masyarakat.
 
Diketahui, ketika Ustadz Abdul Somad baru saja mendarat di bandar udara Hong Kong, pihak Imigrasi setempat langsung mendatangi dan memeriksa dirinya sekitar 30 menit.
 
Saat Ustadz Abdul Somad diperiksa petugas Imigrasi Hong Kong, sempat ditanyakan tentang kartu Rabithah Alawiyah (Ikatan Habaib). Dalam kartu tersebut tampak ada logo bintang dan tulisan Arab sehingg amenjadi pertanyaan petugas Imigrasi Hong Kong.
 
Usai diperiksa, secara tiba-tiba aparat Imigrasi Hong Kong menjelaskan bahwa kehadiran Ustadz Abdul Somad tak dapat diterima di negara itu sehingga harus segera dipulangkan. (mgl/cr)

Artikel Terkait

KOMENTAR

Posting comments after three months has been disabled.

Situs ICMI ini dikelola secara mandiri oleh Tim Media Center ICMI Pusat. Untuk mengetahui lebih lanjut, silahkan hubungi kami melalui telepon: +62 21 7994466 atau email di sekretariat@icmi.or.id atau redaksi@icmi.or.id . Untuk kerjasama iklan bisa kirim ke iklan@icmi.or.id Selengkapnya

Copyright 2018 ICMI | All Rights Reserved