ngaji-algibran.png

Jimly: Jangan Tafsirkan Agama Lain yang Tidak Kita Pahami

Syahrul Hidayanto 12 October 2017 comments ICMINews
Jakarta (ICMI Media) – ICMI meminta agar masyarakat jangan bersikap paling memahami untuk menafsirkan agama lain di Indonesia, padahal tidak mengerti substansi keyakinan religinya.

“Saling menghormati saja. Kalau kita tidak mengerti bagaimana sistem agama orang lain, tidak usah kita tafsirkan,” kata Ketua Umum ICMI Prof DR Jimly Asshiddiqie, di Jakarta, Senin (9/10). 

Jimly menuturkan, sila kesatu Pancasila jelas mengartikan bahwa semua semua masyarakat di Indonesia mempunyai sistem kepercayaan religi yaitu yakin kepada Tuhan.

Jimly mengemukakan, diakui Tuhan memang hanya ada satu, namun yang berbeda adalah cara pandang manusia merumuskan dan mengkonstruksikannya.

“Di tambah kita punya masing-masing tuntunan. Maka masing-masing kita yakin pada tuntunan itu. Jadi saya rasa, ini saatnya meneruskan agenda universalisme nilai antar agama dan kelompok. Menjadikan agama adalah sumber rahmat untuk semua,” ucap Jimly. 

Jimly menjelaskan, saat ini semua agama sedang menghadapi ancaman era globalisasi yang amat bebas. Cara pandang seperti hedonisme ada di segala lini.

“Maka semua umat beragama seharusnya dalam satu front. Kita kerja sama menghadapi bersama-sama. Supaya kita sanggup sebagai umat beragama memberi bimbingan moral, perilaku, kepada masyarakat masa kini,” ujar Jimly. (SYH/CR)

Artikel Terkait

KOMENTAR

LEAVE A RESPONSE

Situs ICMI ini dikelola secara mandiri oleh Tim Media Center ICMI Pusat. Untuk mengetahui lebih lanjut, silahkan hubungi kami melalui telepon: +62 21 7994466 atau email di sekretariat@icmi.or.id atau redaksi@icmi.or.id . Untuk kerjasama iklan bisa kirim ke iklan@icmi.or.id Selengkapnya

Copyright 2014 ICMI | All Rights Reserved