ngaji-algibran.png

​ICMI: Saatnya Indonesia Inklusif dan Universalis untuk Lakukan Perubahan Dunia

Syahrul Hidayanto 7 October 2017 comments ICMINews
Jakarta (ICMI Media) - Makna yang terkandung di dalam Pancasila merupakan aktualisasi kehidupan antar negara dan seluruh umat beragama di Indonesia. Oleh sebab itu, Pancasila dapat disebut sebagai 'the communal god.'

Demikian disampaikan Ketua Umum ICMI Prof DR Jimly Asshiddiqie, di Jakarta, Sabtu (7/10). Menurut Jimly, dengan makna Pancasila, mengajak semua kalangan masyarakat beragama di Indonesia, tak terkecuali umat Islam, untuk bersikap inklusif.

"Era sekarang harus inklusif dalam beragama, tidak boleh eksklusif. Pancasila itu adalah the communal god," ujar Jimly.

Jimly mengungkapkan, dengan bersikap inklusif akan membawa kesadaran bermasyarakat dan bernegara lebih terbuka. Namun, ucap Jimly, tidak hanya cukup inklusif, diperlukan pula bersikap universalitas.

Jimly berpendapat, membangun kesadaran kehidupan yang inklusif dan universal saat ini menjadi kata kunci menuju kemajuan ke depannya

"Cara pandang kita harus inklusif dan universalis. Harus jadi cara pandang untuk umat beragama, mudah-mudahan pejabatnya juga begitu," Jimly menuturkan.

Jimly mengimbau, sudah saatnya kini mendamaikan antara identitas politik negara dan agama. Keduanya sudah harus diletakkan dalam hubungan yang tepat membangun peradaban.

"Indonesia sudah ditunggu dunia untuk membangun peradaban lebih baik, membuat perubahan," kata Jimly. (HAS)

Artikel Terkait

KOMENTAR

LEAVE A RESPONSE

Situs ICMI ini dikelola secara mandiri oleh Tim Media Center ICMI Pusat. Untuk mengetahui lebih lanjut, silahkan hubungi kami melalui telepon: +62 21 7994466 atau email di sekretariat@icmi.or.id atau redaksi@icmi.or.id . Untuk kerjasama iklan bisa kirim ke iklan@icmi.or.id Selengkapnya

Copyright 2014 ICMI | All Rights Reserved