ngaji-algibran.png

Talkshow Dinilai Telah Bergeser Sesuai Kepentingan Politik

Syahrul Hidayanto 11 August 2017 comments ICMINews
Jakarta (ICMI Media) - Kehadiran talkshow yang membahas isu sosial politik di media elektronik kini dirasakan bergeser ke aliansi kepentingan tertentu. Meskipun tayangan tersebut awalnya dinilai baik sebagai tugas media dan penyeimbang kebijakan pemerintah. Hal itu diungkapkan Ketua Bidang Pengembangan Kominfo dan Media ICMI Silih Agung Wasesa kepada ICMI Media, Jum’at (11/8). “Pada awalnya cukup berimbang dan obyektif. Hanya perkembangannya talkshow politik cenderung mendukung arah kepentingan pemilik ataupun produsernya,” ujar Silih. Talkshow membahas isu sosial politik bukan acara baru yang muncul saat ini saja, namun telah mulai merebak sejak lahirnya Orde Reformasi. “Hanya jadi perbincangan ketika pemilik televisi ikut-ikutan memberikan 'dorongan' pada acara talkshow. Talkshow segera dicabut ketika tidak sesuai dengan pandangan politik pemilik ataupun pemerintah,” tutur Silih. Silih menjelaskan, selama pemilik perusahaan media, apalagi juga politisi, mengintervensi talkshow agar memiliki kesepahaman dengan kepentingan politiknya, maka pembredelan program talkshow bisa saja terjadi bila ternyata tak selaras. (SYH/CR)

Artikel Terkait

KOMENTAR

Posting comments after three months has been disabled.

Situs ICMI ini dikelola secara mandiri oleh Tim Media Center ICMI Pusat. Untuk mengetahui lebih lanjut, silahkan hubungi kami melalui telepon: +62 21 7994466 atau email di sekretariat@icmi.or.id atau redaksi@icmi.or.id . Untuk kerjasama iklan bisa kirim ke iklan@icmi.or.id Selengkapnya

Copyright 2014 ICMI | All Rights Reserved