iklan-baner-euro.gif

​Konflik Perang Yaman Berdampak Buruk ke Kehidupan Anak-anak

Syahrul Hidayanto 7 August 2017 comments ICMINews
Jakarta (ICMI Media) – Konflik yang berlangsung di sebuah negara, seperti perang, akan berakibat buruk terhadap kehidupan kemanusiaan. Salah satunya yang paling merasakan imbas dari konflik dalam negara adalah anak-anak.

Yaman merupakan contoh negara yang kini sedang bertikai antara milisi Syiah Houthi dengan pemerintah didukung oleh koalisi Teluk sejak dua tahun lalu. 

Akibatnya, menurut organisasi internasional Save the Children, lebih dari satu juta balita di Yaman menderita kekurangan gizi dan kelaparan.

Kondisi peperangan di Yaman, ujar Ketua Koordinasi Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ICMI Andi Yuliani Paris, menjadi pelajaran untuk semua negara bahwa konflik berdampak negatif ke kondisi sosial dan pertumbuhan fisik anak.

“UNICEF telah mencatat bahwa kondisi saat ini 80 persen anak-anak di Yaman berada dalam kondisi kritis. Anak-anak tersebut berpotensi meninggal, dimana dalam setiap 10 menit ada anak meninggal dunia disebabkan kekurangan gizi,” ungkap Andi Yuliani kepada ICMI Media, Senin (7/8).

Andi Yuliani menyesalkan para pihak berselisih yang tidak memberikan akses kendaraan untuk membawa keperluan logistik ke warga Yaman, terutama kepada anak-anak.

Andi Yuliani mengimbau, Pemerintah Indonesia, melalui UNICEF, agar mendistribusikan bantuan vitamin dan suplemen lainnya ke Yaman dengan akses helikopter. (SYH/CR)

Artikel Terkait

ICMI Gelar Pemotongan dan Pembagian Qurban

Syahrul Hidayanto 18 August 2017

KOMENTAR

LEAVE A RESPONSE

Situs ICMI ini dikelola secara mandiri oleh Tim Media Center ICMI Pusat. Untuk mengetahui lebih lanjut, silahkan hubungi kami melalui telepon: +62 21 7994466 atau email di sekretariat@icmi.or.id atau redaksi@icmi.or.id . Untuk kerjasama iklan bisa kirim ke iklan@icmi.or.id Selengkapnya

Copyright 2014 ICMI | All Rights Reserved