ngaji-algibran.png

​ICMI Minta Kasus Pembakar Manusia di Bekasi Ditindak Tegas

Syahrul Hidayanto 7 August 2017 comments ICMINews
Jakarta (ICMI Media) – ICMI meminta penegak hukum, khususnya kepolisan, menindak tegas pelaku pembakaran seorang pria yang diduga mencuri amplifier Mushola Al Hidayah, di Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

ICMI juga menyesalkan terjadinya peristiwa kekerasan itu sebab mengusik rasa dan fakta kemanusiaan. Apalagi, tindakan kekerasan dengan 'main hakim sendiri'.

“Rasa kemanusian kita terusik melihat fakta seperti ini terjadi. Pihak kepolisian harus bisa menyerat siapa saja yang terlibat dalam tindakan keji ini ke pengadilan,“ tutur Ketua Koordinasi Pengembangan Profesionalitas Tenaga Kerja Fahira Fahmi Idris kepada ICMI Media, Senin, (7/8).

Menurut Fahira, tindakan main hakim sudah masuk dalam kejahatan luar biasa dan siapapun yang terlibat harus mendapat hukuman berat. 

“Saya merasa miris apalagi korban ternyata kesehariannya mencari nafkah dengan membuka usaha reparasi perangkat pengeras suara di rumah dan istrinya saat ini sedang hamil,” ungkap Fahira.

Seorang pria berinisial MA yang sehari-hari bekerja sebagai Teknisi alat elektronik dikeroyok dan dibakar hidup-hidup oleh warga, pekan lalu, karena dituduh melakukan pencurian amplifier milik Mushola Al Hidayah. (SYH/CR)

Artikel Terkait

KOMENTAR

Posting comments after three months has been disabled.

Situs ICMI ini dikelola secara mandiri oleh Tim Media Center ICMI Pusat. Untuk mengetahui lebih lanjut, silahkan hubungi kami melalui telepon: +62 21 7994466 atau email di sekretariat@icmi.or.id atau redaksi@icmi.or.id . Untuk kerjasama iklan bisa kirim ke iklan@icmi.or.id Selengkapnya

Copyright 2014 ICMI | All Rights Reserved