iklan-baner-euro.gif

Begini Saran ICMI kepada Komisioner KPAI yang Baru

Syahrul Hidayanto 8 August 2017 comments ICMINews
Jakarta (ICMI Media) – ICMI menyarankan agar Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) lebih bersikap terbuka kepada lembaga lain yang ingin membantu melindungi hak anak Indonesia. KPAI diminta pula tak luput memperhatikan hak anak di wilayah perbatasan.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Umum ICMI Sri Astuti Buchari menyoal harapannya terhadap para Komisioner KPAI yang baru terpilih untuk periode 2017-2022.

“Kasus pelecehan dan kekerasan terhadap anak justru berada di wilayah perbatasan. Semua perbatasan dengan Malaysia, kasusnya soal perlindungan anak,” ujar Sri Astuti kepada ICMI Media, di Jakarta, Selasa (8/8).

Sri Astuti mengungkapan, KPAI penting menjalin komunikasi dan kerja sama dengan pemerintah pusat maupun daerah untuk menyelesaikan berbagai masalah hak-hak anak. Terkait dengan tugas KPAI, menurut Sri Astuti, harus dibagi kapasitas masing-masing Komisioner. 

Sri Astuti berpendapat, Komisioner KPAI bukan hanya yang berpengalaman soal perlindungan anak, tetapi juga dalam kasus kiriminal, psikologs, agama, bahkan kejiwaaan. 

Hal itu penting, tutur Sri Astuti, karena setiap kasus pelanggaran hak anak erat hubungannya dengan keahlian tersebut sehingga perlu ahli untuk menanganinya. (SYH/CR)

Artikel Terkait

ICMI Gelar Pemotongan dan Pembagian Qurban

Syahrul Hidayanto 18 August 2017

KOMENTAR

LEAVE A RESPONSE

Situs ICMI ini dikelola secara mandiri oleh Tim Media Center ICMI Pusat. Untuk mengetahui lebih lanjut, silahkan hubungi kami melalui telepon: +62 21 7994466 atau email di sekretariat@icmi.or.id atau redaksi@icmi.or.id . Untuk kerjasama iklan bisa kirim ke iklan@icmi.or.id Selengkapnya

Copyright 2014 ICMI | All Rights Reserved