iklan-baner-euro.gif

Jangan Eksklusif, Islam Juga Rahmat ke Pemeluk Agama Lainnya

Chamid Riyadi 14 June 2017 comments ICMINews
Jakarta (ICMI Media) - Keberadaan Islam seharusnya menjadi rahmat dan keberkahan untuk semua manusia, termasuk kaum non Muslim. Bukan sebaliknya, Islam dianggap sebagai ancaman dan bersikap tidak toleransi serta menafikan kaum non Muslim. 

Oleh sebab itu, umat Islam diimbau bergaul secara inklusif ke kaum non Muslim, bukan justru ekslusif. Umat Islam bisa membuka diri bergaul secara luas sebab lingkungan dakwah di Indonesia amat plural.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Umum ICMI Prof DR Jimly Asshiddiqie, SH, kepada ICMI Media, di Jakarta, Selasa (13/6). Menurut Jimly, sikap seperti itu sesuai karakter dakwah Islam yaitu Rahmatan Lil A’lamin. 

“Jumlah umat non Islam di Indonesia memang cuma 13 persen. Tetapi jika di jumlah keseluruhan, itu lebih banyak  dibandingkan dengan penduduk Malaysia, Brunei Darusallam dan Singapura, jika dijadikan satu,” kata Jimly.

Jimly mencontohkan, jika umat Islam bersikap eksklusif, dapat membuat rasa inharmonisasi dengan umat beragama lainnya. Tidak semua orang yang ada di sekitar lingkungan keberadan kita, ucap Jimly, beragama sama yaitu Islam.

“Jumlahnya besar yang non Muslim dan sebagaian di antaranya tidak bercampur. Ada di Sulawesi Utara, Papua, NTT dan Tapanuli Utara. Oleh sebab itu, umat Islam harus menjadi rahmat untuk mereka semua,” tutur Jimly.*** (L/CH)

Artikel Terkait

KOMENTAR

LEAVE A RESPONSE

Situs ICMI ini dikelola secara mandiri oleh Tim Media Center ICMI Pusat. Untuk mengetahui lebih lanjut, silahkan hubungi kami melalui telepon: +62 21 7994466 atau email di sekretariat@icmi.or.id Selengkapnya

Copyright 2014 ICMI | All Rights Reserved