iklan-baner-euro.gif

ICMI : Pemimpin Harus Adil, Jangan Standar Ganda

Syahrul Hidayanto 15 May 2017 comments ICMINews
Jakarta, (ICMI Media) - Seorang pemimpin mutlak harus bersikap adil kepada siapapun. Karakter adil tersebut merupakan prinsip dalam budaya atau pandangan nilai apapun.

"Pemimpin tidak boleh bersikap standar ganda, harus memperlakukan yang sama kepada raykat yang dipimpinnya," kata Ketua Bidang Pengembangan Etika Berbangsa dan Bernegara ICMI Prof Dr Nurhayati Djamas MA MSi kepada ICMI Media, Senin (15/5).

Nurhayati menyebutkan, sekarang ini dalam praktiknya banyak prinsip keadilan yang seharusnya dimiliki para pemimpin dilanggar dengan adanya standar ganda.

"Kalau dilihat oleh banyak orang berdasarkan kasat mata dari berbagai fakta di lapangan. Hal semacam ini tentu melanggar etika, sebab adil sendiri adalah nilai etika yang harus dijunjung tinggi," kata ujar Nurhayati.

Menurut Nurhayati, posisi etika adalah prioritas untuk menjadi rujukan manusia. Orang tanpa hukum pun dapat mengacu kepada etika karena sebenarnya sudah berbuat sebagaimana nilai mengajarkan itu. 

"Apakah ada perlakuan diskriminatif terhadap minoritas, misalnya, rumah ibadah. Pertumbuhan minoritas pun banyak sekali, mereka juga tidak di nomor duakan," ucap Nurhayati.

Menurut Nurhayati, jangan sampai ada dari golongan manapun untuk berpikir menguasai yang lain. Apalagi golongan tersebut kuat dari segi keuangan.

"Tidak boleh mengabaikan eksistensi dan hak-hak orang lain. Proses demokrasi bukan mengangkat minoritas dengan cara apapun, apalagi standar ganda," tutur Nurhayati.*** (L/CH)

Artikel Terkait

KOMENTAR

Posting comments after three months has been disabled.

Situs ICMI ini dikelola secara mandiri oleh Tim Media Center ICMI Pusat. Untuk mengetahui lebih lanjut, silahkan hubungi kami melalui telepon: +62 21 7994466 atau email di sekretariat@icmi.or.id atau redaksi@icmi.or.id . Untuk kerjasama iklan bisa kirim ke iklan@icmi.or.id Selengkapnya

Copyright 2014 ICMI | All Rights Reserved