iklan-baner-euro.gif

ICMI Jawa Barat: Nyantri, Nyekolah, Nyunda untuk Calon Kepala Daerah Mendatang

Syahrul Hidayanto 11 April 2017 comments ICMINews
Jakarta, (ICMI Media) - ICMI Organisasi Wilayah (Orwil) Jawa Barat berharap pemimpin yang akan maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Barat Tahun 2018 mencerminkan sosok yang nyantri, nyekolah dan nyunda.

Hal itu diungkapkan Ketua ICMI Orwil Jawa Barat, Muhammad Najib, menyikapi jelang pilkada Jabar 2018 kepada Media Center ICMI, Senin (10/4).

Najib mengatakan, pemimpin yang nyantri adalah memiliki karakteristik muslim, taat beribadah, berkomitmen mengimplementasikan nilai-nilai agama. 

"Baik dalam kehidupannya sehari-hari, termasuk juga dalam mengimplementasikan saat kepemimpinannya," ucap Najib.

Sedangkan maksud nyekolah, Najib menjelaskan, artinya sosok pemimpin berintegritas, idealis, cerdas, visioner, selalu berpikir kepada yang benar, pemberi solusi mampu menyelesaikan masalah bukan membuat semakin rumit.

"Kemudian ketiga yaitu nyunda. Sosok pemimpin yang peduli dan mengapresiasi nilai-nilai budaya lokal, tidak mempertentangkan nilai budaya dengan agama dan mengapresiasi integrasi nilai agama dengan kearifan lokal," ujar Najib.

Menurut Najib, ICMI Orwil Jawa Barat harus berkontribusi terhadap dinamika pembangunan masyarakat daerahnya. Salah satunya pada dinamika politik tahun 2018 yaitu Pilkada serentak, termasuk pemilihan Gubernur di Jawa Barat.

"Pada tahun 2018 di Jawa Barat sendiri terdapat sekitar 20 kabupaten atau kota yang akan melangsung pemilihan derah tersebut bersamaan dengan pemilihan gubernur," tutur Najib.

Najib mengingatkan, masyarakat Jawa Barat mayoritas muslim, maka mengimbau untuk pemimpin daerahnya nanti adalah memenuhi syarat seorang muslim. 

Selain itu kepada partai politik yang memiliki otoritas memilih proses pencalonan pasangan calon Gubernur agar tidak melakukan eksperimen politik dengan berusaha mengusung calon pemimpin non muslim.

"Hal itu akan menimbulkan persoalan baru di masyarakat Jawa Barat, jangan sampai politik yang kondusif ini dibuat gaduh," kata Najib.*** (L/CH)

Artikel Terkait

ICMI Gelar Pemotongan dan Pembagian Qurban

Syahrul Hidayanto 18 August 2017

KOMENTAR

Posting comments after three months has been disabled.

Situs ICMI ini dikelola secara mandiri oleh Tim Media Center ICMI Pusat. Untuk mengetahui lebih lanjut, silahkan hubungi kami melalui telepon: +62 21 7994466 atau email di sekretariat@icmi.or.id atau redaksi@icmi.or.id . Untuk kerjasama iklan bisa kirim ke iklan@icmi.or.id Selengkapnya

Copyright 2014 ICMI | All Rights Reserved