iklan-baner-euro.gif

ICMI Ajak Warga Jakarta Jangan Golput dalam Pilkada

Chamid Riyadi 18 April 2017 comments ICMINews
Jakarta, (ICMI Media) - Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie mengimbau seluruh warga ibu kota agar menggunakan hak pilihnya pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta putaran kedua yang akan berlangsung Rabu (19/4).

"Jangan ada yang tidak menggunakan hak pilihnya sebab Pilkada DKI Jakarta sudah menyedot perhatian terlalu besar. Dalam sejarah belum ada kejadian seperti ini," kata Jimly kepada ICMI Media, di Jakarta, Selasa (18/4). 

Jimly mengajak semua warga DKI Jakarta yang mempunyai hak pilih untuk mendatangi TPS yang sudah dan jam pencoblosan yang sudah ditentukan guna menggunakan haknya memilih Gubernur dan Wakil Gubernur.

"Masa sudah rumit begini, tingkat partisipasi masih dibawah 80 persen, masih terlalu kecil," kata Jimly.

Menurut Jimly, setiap orang mempunyai hak untuk memilih calon pemimpinnya. Dia menyarankan agar memilih sesuai hati nurani, keyakinan dan kesadaran masing-masing. 

Jimly berpendapat, pilihan kita bukan untuk pribadi namun demi masyarakat Jakarta dan masa depan ibu kota.

"Kepada orang yang punya sikap untuk memilih A dan ada orang yang punya sikap memilih B, kita semua harus menghormati," ujar Jimly.

Jimly menuturkan, ICMI merupakan organisasi berbasis Islam yang tentu saja dipastikan semua pengurusnya adalah umat muslim. Jimly menyerahkan pilihan anggota ICMI secara bebas apakah akan mencoblos fungsionaris ICMI sendiri atau bukan. 

"Seandainya ada yang tidak memilih selain pengurus ICMI yaitu memilih bukan anggota ICMI ya tidak apa-apa juga. kita harus adil dan menerima apapun hasil dari pemilihan kepala daerah," ucap Jimly.

Jimly memastikan ICMI tidak akan netral dalam pilihannya kepada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Alasannya, hak pilih yang dimilili patut digunakan dalam Pilkada DKI Jakarta sehingga jangan bersikap golongan putih (golput) alias tidak memberikan hak suara.

"Terhadap siapapun tidak boleh netral dan harus memilih. ICMI dan keanggotaanya di pelosok DKI ini yang punya hak pilih jangan netral, harus memilih untuk menentukan pilihan. Kalau tidak menentukan pilihan itu namanya golput dan itu berdosa," tutur Jimly.

Jimly menganjurkan amat baik memilih fungsionaris ICMI sendiri dalam ajang pesta demokrasi. Jika memang ada anggota ICMI yang maju dalam Pilkada maka sebaiknya itu yang diutamakan dalam pilihan para pengurus. 

"Pilihlah anggota ICMI. Mana anggota ICMI ya dipilih anggota ICMI itu. Dimana saja jika ada anggota ICMI jadi calon pemimpin ya harus dipilih, masa memilih anggota yang lain," kata Jimly. *** (L/CH)

Artikel Terkait

KOMENTAR

Posting comments after three months has been disabled.

Situs ICMI ini dikelola secara mandiri oleh Tim Media Center ICMI Pusat. Untuk mengetahui lebih lanjut, silahkan hubungi kami melalui telepon: +62 21 7994466 atau email di sekretariat@icmi.or.id Selengkapnya

Copyright 2014 ICMI | All Rights Reserved