ngaji-algibran.png

ICMI: I-Masjid Akan Jadi Platform Peradaban Masjid

Redaksi 5 August 2016 comments I-Masjid

Jakarta, (ICMI Media) - Wakil Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI), Prof. Dr. Ing. Ilham Akbar Habibie yang membidangi media dan teknologi, mengatakan bahwa program I-Masjid yang saat ini sedang diuji coba oleh ICMI di beberapa masjid di Indonesia, akan menjadi platform utama dalam upaya menjadikan masjid sebagai pusat peradaban umat Islam.

"I-Masjid ini adalah platform atau sistem jaringan yang akan menghubungkan antar masjid di seluruh dunia, jadi bukan hanya Indonesia saja. Sistem ini akan menjadikan masjid sebagai pusat pembangunan dan peradaban Islam dengan saling berbagi informasi terkait keberagamaan, kesehatan, ekonomi dan kebudayaan," ujar Ilham saat menyampaikan presentasi mengenai I-Masjid dalam seminar bertema "Peran Masjid Dalam Membentengi Umat Dari Pemahaman Menyimpang" pada Kamis, (4/8) di Masjid Al-Azhar Kebayoran, Jakarta.

Menurut Ilham yang juga teknokrat bidang pesawat terbang itu, sistem I-Masjid sebetulnya mengikuti pola Nabi Muhammad yang menjadikan masjid tak semata tempat ibadah atau sholat saja, tapi juga tempat pusat pembinaan umat saat itu.

"Dulu, masjid di masa Nabi bahkan digunakan untuk bermusyawarah, membangun kesejahteraan, mengatur strategi perang bahkan juga tempat berlatih keterampilan berperang. Jadi, masjid memang berfungsi seperti itulah seharusnya," ujar Ilham.

Saat ini menurut Ilham, sistem I-Masjid ini masih dalam tahap uji coba di Indonesia sehingga baru beberapa masjid saja yang sudah menggunakan sistem ini. "Namun, jika sudah berhasil maka sistem ini akan disebarluaskan ke seluruh dunia dan tentunya masjid-masjid di Indonesia," kata Ilham.

Setidaknya, ada 4 (empat) hal yang menjadi fokus dalam sistem I-Masjid ini, yakni kesehatan, pendidikan, keagamaan dan kebudayaan. Namun, faktor utama yang mendukung berjalannya sistem I-Masjid adalah ketersediaan jaringan internet di masjid, jelas Ilham lagi.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Rabithah 'Alam Islami, Syeikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Muhsin Al-Turki, menegaskan dukungannya pada sistem I-Masjid yang tengah dibangun oleh ICMI.

"Kami siap menyebarluaskan I-Masjid ini ke seluruh dunia khususnya di negara Islam dan seluruh masjid di dunia jika ini sudah berhasil. Intinya, masjid adalah tempat ibadah dan setiap program yang membuat orang merasa aman dan nyaman beribadah tentu harus didukung," ujar Syeikh Abdullah.

Sementara itu, Wakil Ketua MPR RI, Dr.Hidayat Nurwahid, juga menyatakan bahwa MPR siap bekerjasama dan mendukung program I-Masjid tersebut. "Kami siap bekerjasama dengan masjid dan organissi manapun termasuk juga dengan ICMI agar masjid bisa menjadi sumber peradaban Islam," kata Nur Wahid. ***L/IS/R1

KOMENTAR

Posting comments after three months has been disabled.

Situs ICMI ini dikelola secara mandiri oleh Tim Media Center ICMI Pusat. Untuk mengetahui lebih lanjut, silahkan hubungi kami melalui telepon: +62 21 7994466 atau email di sekretariat@icmi.or.id atau redaksi@icmi.or.id . Untuk kerjasama iklan bisa kirim ke iklan@icmi.or.id Selengkapnya

Copyright 2014 ICMI | All Rights Reserved