iklan-baner-euro.gif

Khofifah Indar Parawansa: Makanan Bagi Korban Bencana Harus Siap Santap

Redaksi 15 March 2016 comments Toko ICMI

Jakarta, (ICMI Media) - Wakil Ketua Dewan Penasehat Pusat Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI), yang juga sebagai Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, bantuan makanan bagi korban bencana alam tidak dapat diberikan secara mentah karena akan menyulitkan korban untuk memasaknya.

"Kebutuhan makanan tidak bisa diberikan mentah karena para korban bencana kesulitan memasak, sehingga dibutuhkan makanan siap santap," kata Khofifah saat meninjau dapur umum lapangan untuk korban banjir Bandung di STT Telkom Bandung, Jawa Barat, Senin (14/3).

Ia menuturkan saat situasi bencana semua pihak harus saling terinformasikan antara pemerintah kabupaten/kota dan provinsi dalam masa tanggap darurat untuk memenuhi kebutuhan dapur umum, logistik dan makanan.

Kepala daerah kota/kabupaten, kata dia, dapat memberikan kewenangan menggunakan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebanyak 100 ton, jika habis dapat dilakukan provinsi sebanyak 200 ton beras.

"Bagi kepala daerah yang akan menggunakan CBP, sebelumnya harus mengeluarkan Surat Keputusan yang menyatakan daerah tersebut dalam keadaan daruat bencana," katanya.

Jika kebutuhan beras lebih banyak, sementara stok provinsi sudah habis, kata Khofifah, maka Menteri Sosial berwenang mengadakan beras tersebut sebanyak lebih dari 200 ton.

"Penggunaan CBP di atas 200 ton merupakan kewenangan Mensos," katanya.

Terkait beberapa kasus ditemukan daerah bencana kekurangan pasokan logistik, kata dia, disebabkan masalah teknis pengiriman ke lokasi yang terendala seperti jembatan ambruk dan kesulitan moda trasportasi.

"Di beberapa daerah bencana ada yang sulit ditembus, bisa karena faktor alam dan sulitnya moda transportasi untuk pengiriman logistik," katanya.***Ant/FS/R1

Artikel Terkait

KOMENTAR

Posting comments after three months has been disabled.

Situs ICMI ini dikelola secara mandiri oleh Tim Media Center ICMI Pusat. Untuk mengetahui lebih lanjut, silahkan hubungi kami melalui telepon: +62 21 7994466 atau email di sekretariat@icmi.or.id Selengkapnya

Copyright 2014 ICMI | All Rights Reserved