iklan-baner-euro.gif

Aries Muftie: Desa Emas Butuh Generasi Terdidik Untuk Bangun Desa

Redaksi 10 March 2016 comments Desa Emas
Jakarta, (ICMI Media) - Ketua Kelompok Kerja Satu Desa Satu BMT (Pokja SDSB) Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI), Dr. Aries Muftie mengatakan, Desa Emas membutuhkan banyak generasi dari kalangan pemuda-pemudi yang terdidik, terlatih dan terbina secara berkesinambungan sehingga mampu mengelola dan membangun desa.

"Kampus Desa EMAS sebagai perguruan tinggi berfungsi untuk menyiapkan generasi masa depan yang mengenal desa dengan baik, mengelola desa dan menjadikan desa sebagai bagian penting dalam pembangunan bangsa, memberikan pembekalan Villages Spiritual Leadership dan Visi Misi Gerakan Desa EMAS," demikian dikatakan Aries Muftie saat melepas para Wira Desa ke Korsel mengikuti Program Sanhak pada Rabu (9/3) di Jakarta.

Aries berharap, setelah kembali diharapkan para Wira Desa itu akan menjadi pemimpin desa yang merubah desa mereka menjadi Desa Emas.

"setelah mendapat sertifikasi Villages Spiritual Learership dari Gerakan Desa Emas calon mahasiswa program Sanhak ikrar dan membentuk kelompok usaha bersama sebagai embrio BMT di Korea yang akan membantu desanya masing-masing." ujarnya.

Tidak lupa, Aries Mufti mengingatkan kepada calon mahasiswa program Sanhak, bagaimana belajar nilai-nilai kebaikan namun tetap mempertahankan jati diri di Korea Selatan.

"Terima kasih kepada BMT ABSINDO, Bank Basic, BMT 165, BMT Dompet Dhuafa yang telah membiayai para pemuda desa dan dhuafa. Semoga Allah SWT melipatgandakan berkah-Nya bagi BMT dan pengelola dan anggotanya," tutur Aries.

Kloter ini di awal mempelajari bidang industri parawisata, industri ternak mutiara, industri multimedia, industri agro, industri elektronika dan industri automotif berasal dari desa-desa Lombok, Madiun dan Ngawi. Awal menyelesaikan D2 dengan honor USD 1500 kembali praktek di desa lalu kembali ke korea S1 dengan honor usd 2500. Dan lulus kembali ke desa untuk mengembangkan desa berbasis industri yang mereka pelajari di saemaul undong korea.***L/IS/FS/R1

Artikel Terkait

KOMENTAR

Posting comments after three months has been disabled.

Situs ICMI ini dikelola secara mandiri oleh Tim Media Center ICMI Pusat. Untuk mengetahui lebih lanjut, silahkan hubungi kami melalui telepon: +62 21 7994466 atau email di sekretariat@icmi.or.id Selengkapnya

Copyright 2014 ICMI | All Rights Reserved