ngaji-algibran.png

Aries Muftie : Dekadensi Moral Adalah Bagian Dari Proxy War

Redaksi 29 February 2016 comments Desa Emas

Jakarta, (ICMI Media) - Ketua Koordinasi Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Bidang Pengembangan UMKM dan Pembangunan Pedesaan, Dr Aries Muftie, SH. SE mengatakan, kerusakan moral generasi muda atau dekadensi moral saat ini merupakan bagian dari strategi "Proxy War" atau perang melalui pihak ketiga yang dilancarkan negara lain kepada Indonesia.

" Hal itu juga dibahas di Markas Besar TNI, bahwa dekadensi moral yang kita lihat saat ini sebagai bagian dari Proxy War. Karena itu TNI membuat pakta pertahanan Proxy War," ujar Aries Muftie seperti dikatakannya dalam sebuah diskusi ICMI pada Sabtu (27/2).

Mengutip pernyataan Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmayanto, yang menyatakan perang saat ini adalah perang "Proxy", sehingga penting bagi TNI untuk membuat pakta pertahanan Proxy War.

"Ada analisa, diprediksi tahun 2043 dunia akan semakin kritis karena semua berebut pangan, energi dan air. Sementara semua itu berada di lokasi ekuator," ungkap Aries Muftie.

Menurut Aries yang juga Ketua Dewan Syuro itu menjelaskan, saat itu jumlah penduduk dunia sekitar 12,7 miliar jiwa dengan sekitar 9 M lebih ada di luar ekuator. "Indonesia adalah negara terbesar di ekuator," tegas Aries.

Karenanya, Desa adalah garda terpenting untuk ketahanan pangan,energi, air dan sosial budaya yang bisa mempertahankan kedaulatan dan kesatuan NKRI, jelas Aries.

Menyadari akan hal itulah, Panglima TNI melakukan MOU Anti Proxy War antara TNI dengan Elemen Rakyat dan masyarakat termasuk dengan Gerakan Desa EMAS yang digarap oleh Aries Muftie.

"Gerakan Desa EMAS sebagai Tembok Desa Anti Proxy War, dimana TNI adalah rakyat dan rakyat adalah TNI. Jadi ini adalah Sistem Pertahanan & Keamanan Rakyat Semesta atau Sishankamrata," kata Aries.

Karena itu, menurut Aries konten yang utama untuk Proxy War melalui Media adalah konten yang membuat rasa optimis dan sangka baik khususnya dalam kehidupan kenegaraan, kebangsaan dan kebudayaan yg berbasis keragaman, demikian dikatakan Aries. ***L/IS/R1

Artikel Terkait

KOMENTAR

Posting comments after three months has been disabled.

Situs ICMI ini dikelola secara mandiri oleh Tim Media Center ICMI Pusat. Untuk mengetahui lebih lanjut, silahkan hubungi kami melalui telepon: +62 21 7994466 atau email di sekretariat@icmi.or.id atau redaksi@icmi.or.id . Untuk kerjasama iklan bisa kirim ke iklan@icmi.or.id Selengkapnya

Copyright 2014 ICMI | All Rights Reserved