iklan-baner-euro.gif

Ini Roadmap Indonesia Emas Menurut Ari Ginanjar

Redaksi 23 January 2016 comments Desa Emas

Jakarta, (ICMI Media) - Founder ESQ 165, Ari Ginanjar, mengemukakan konsepnya tentang roadmap Indonesia Emas yang seharusnya dimulai dari mewujudkan Desa Emas seperti yang sudah dilakukan oleh Pokja SDSB atau Desa Emas ICMI, Dr. Aries Muftie.

"Saya belajar dari keberhasilan Bupati Banyuwangi, Bapak Azwar Anas, sebagai orang yang sudah sukses mrnjadikan daerahnya mendapatkan penghargaan Internasional, maka beliau seharusnya bisa bergabung untuk membuat langkah konkritnya," ujar Ari Ginanjar seperti pesan singkat yang diterima ICMI Media pada Sabtu (23/1).

Menurut Ari, Azwar Anas terbukti bukan hanya berwacana tapi sudah membuat langkah konkrit. "Dan ICMI bisa membuat template untuk daerah lain, misal untuk Desa Emas-nya Pak Aries Muftie," tambah Ari.

Ia melanjutkan, setelah template Desa Emas, maka bisa dilanjut dengan template Kabupaten Emas, lalu Propinsi Emas lalu terakhir Indonesia Emas.

"Seeing is Believing, inilah tantangan untuk ICMI," tegas Ari.

Menurut Ari yang menjadi Ketua Bidang Pengembangan Karakter di MPP ICMI sebelumnya, Ary Ginanjar menjelaskan bahwa template menuju Indonesia Emas adalah 3 E 2020 :

"Mulai dari Desa Emas, lalu Kabupaten Emas, setelah itu jadi Propinsi Emas dan terakhir adalah Indonesia Emas 2020," ujar Ari.

Karena itu menurutnya, tahun 2016-2020 merupakan tahun pembuatan Template.

"Desa Emas 2016, Kabupaten Emas 2017, Propinsi Emas 2018 dan akhirnya Indonesia Emas 2020. Selanjutnya, tahun 2020 - 2030 merupakan masa duplikasi desa emas menjadi duplikasi. Taun 2020-2030 adalah proses duplikasi semua Desa, semua Kabupaten, dan semua propinsi dan tahun 2030-2045 masa Penyempurnaan terbang menuju kegemilangan," jelas Ari.

Strategy yang harus diterapkan dalam Roadmap semacam ini yakni: Reformasi Moral 50 persen , Environment: 25 persen dan peningkatan income : 25 persen, kata Ari seraya mengatakan bahwa konsep itu adalah ( komposisi Park Chung Hee ).

Namun menurutnya, hal itu bisa juga hal itu dipercepat tergantung dia, karena ini harusnya menggunakan metode Bottom Up strategy. Harus rakyat yang bergerak dari bawah dan bukan dari atas, harus lahir dari keinginan dan impian rakyat sendiri.

"Tugas kita (ICMI-red) untuk membangun impian tersebut, dengabn menginspirasi dan menciptakan SDM yang punya optimisme dan keyakinan akan hal itu." Pungkas Ari.

***L/IS/R1

Artikel Terkait

KOMENTAR

Posting comments after three months has been disabled.

Situs ICMI ini dikelola secara mandiri oleh Tim Media Center ICMI Pusat. Untuk mengetahui lebih lanjut, silahkan hubungi kami melalui telepon: +62 21 7994466 atau email di sekretariat@icmi.or.id Selengkapnya

Copyright 2014 ICMI | All Rights Reserved