iklan-baner-euro.gif

ICMI: Marjin Bank Wakaf Untuk UMKM Dibawah Bank Syariah

Redaksi 5 June 2015 comments Bank Wakaf
Jakarta, (ICMI Media) - Ketua Pokja (Kelompok Kerja) Bank Wakaf yang digagas ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia), Dr. Zainulbahar Noor mengatakan, jika Bank Wakaf berdiri maka marjinnya bahkan bisa berada dibawah perbankan syariah sekalipun.

"Namun saya gembira, sebab selama ini perbankan syariah telah ikut mendukung pertumbuhan UMKM. Namun mengingat sebesar apapun tekad mereka membantu UMKM, pasti tingkat marjin yang mereka kenakan dalam membiayai UMKM tidak akan pernah lebih kecil dari dari tingkat bunga bank-bank konvensional," kata Zainulbahar kepada ICMI Media pada Jum'at (5/6).

Menurutnya, KUR (Kredit Usaha Rakyat) saja sebagai program pemerintah yang pada prinsipnya untuk membantu UMKM, malah mengenakan tingkat bunga 20% yang sungguh memberatkan UMKM.


"Karena itu, perlu lembaga keuangan sangat khusus untuk dukungan total bagi UMKM dengan berbagai model pembiayaan yang meringankan UMKM atau sistem keuangan lain yang dapat membantu membesarkan mereka," kata Zainulbahar yang meraih gelar Doktor bidang keuangan syariah di Universitas Trisakti.

Atas alasan itu pula menurutnya, Bank Wakaf (BW) bagi UMKM harus segera didirikan.

"Dengan demikian, tingkat marjin yang akan dikenakan oleh BW UMKM sangat jauh di bawah tingkat marjin Perbankan Syariah dan bank konvesional. Ini karena sumber dana wakaf uang berasal dari umat yang memberikan modal tanpa imbalan biaya kepada nasabah," jelas Zainulbahar.

Sebagaimana diketahui, wakaf adalah harta yang dihentikan perputarannya untuk diserahkan kepada Allah agar digunakan bagi kemaslahatan umat.

"Jadi wakaf merupakan dana Allah SWT dengan mengikuti sunnah Rasulullah SAW yang harus diproduktifkan dengan menjaga nilai prinsipalnya dan hasilnya bagi kemaslahatan umat, dimana hasil keuntungan bank wakaf ini disedekahkan bagi umat juga," ungkapnya.

Mantan Dubes Indonesia untuk Yordania ini berharap,  agar Presiden Joko Widodo, OJK serta semua lembaga terkait dalam pendirian Bank Wakaf tidak hanya mendukung, tetapi juga menjadi penggerak utama dari pendirian lembaga keuangan khusus UMKM ini.

"Pada kenyataanya, pemerintah sejak kemerdekaan hingga saat ini belum pernah mendirikan bank yang semata-mata diperuntukkan bagi UMKM yang diakui pemerintah sebagai tulang punggung ekonomi Indonesia, terutama dimasa krisis ekonomi melanda tanah air," pungkas Zainulbahar. ***Awan/ R1

 

Artikel Terkait

KOMENTAR

Posting comments after three months has been disabled.

Situs ICMI ini dikelola secara mandiri oleh Tim Media Center ICMI Pusat. Untuk mengetahui lebih lanjut, silahkan hubungi kami melalui telepon: +62 21 7994466 atau email di sekretariat@icmi.or.id Selengkapnya

Copyright 2014 ICMI | All Rights Reserved