iklan-baner-euro.gif

ISF dan ICMI Bahas Bank Wakaf

Redaksi 6 April 2015 comments Bank Wakaf
Jakarta - Presidium Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) mengadakan pertemuan dengan Investment Specialist dari Islamic Solidarity Fund (ISF) for Development guna membahas mengenai investasi ISF di Bank Wakaf yang digagas ICMI. Pertemuan berlangsung di SKYE Menara BCA,  Minggu,(5/4) Jakarta.

Tampak hadir dari ICMI, Sugiharto (Presidium ICMI), Zainulbahar Noor (Pokja Bank Wakaf), Bachtiar Rahman dan Fawaz Abdulnour (Investor dari ISF). Dalam pertemuan tersebut, ISF diharapkan dapat menjadi pemegang saham maksimal 10 - 30 persen dalam Bank Wakaf Indonesia, yang sat ini tengah dalam masa pendirian oleh Tim Pokja ICMI. 

"Awalnya, ISF menyebutkan bahwa partisipasi equity ISF adalah penggunaaan dana sebaga investasi sebagai pemegang saham di bidang usaha. Jadi bukan untuk direct financing apalagi SME karena ada resiko NPF," ujar Zainulbahar Noor.

Namun setelah dijelaskan, bahwa Bank Wakaf ini akan menjaga nilai prinsipal dengan mengambil rujukan utama dari Hadits Rasulullah SAW serta berbagai pengalaman ICMI dalam melahirkan berbagai lembaga keuangan syariah seperti BPRS dan BMT, Mr Fawaznour akhirnya tertarik menjadi investornya.

"Kita jelaskan bahwa NPF hanya sebatas 1%, plus keterlibatan Pres dengan political will pemerintah yang kuat," demikian kata Zainul. 

Bank Wakaf adalah sebuah program unggulan yang lahir dari Silaknas ICMI 2014 di Gorontalo, yang penggunaannya akan dimanfaatkan untuk memberdayakan masyarakat miskin di Indonesia. Jika berdiri nanti, Bank wakaf akan menjadi satu-satunya Bank Wakaf di dunia yang berpusat di Indonesia.
 
Karena itu, diharapkan lembaga semacam ISF dan IDB akan menjadi pendukung utama dalam proyek Bank wakaf ini. ISF sendiri adalah lembaga yang didrikan oleh OIC yang memiliki setoran total dana wakaf senilai 10 Miliar Dolar AS, yang penggunaanya adalah memberdayakan kaum dhuafa. Tujuan itu sudah selaras dengan visi dan misi pendirian Bank Wakaf Indonesia. 
(ICMI Media)

Artikel Terkait

KOMENTAR

Posting comments after three months has been disabled.

Situs ICMI ini dikelola secara mandiri oleh Tim Media Center ICMI Pusat. Untuk mengetahui lebih lanjut, silahkan hubungi kami melalui telepon: +62 21 7994466 atau email di sekretariat@icmi.or.id Selengkapnya

Copyright 2014 ICMI | All Rights Reserved