Home / Berita / Berita Nasional / Hanya Korban Narkoba Ketum Icmi Andi Arif Jangan Dimusuhi Tapi Direhabilitasi

Hanya Korban Narkoba, Ketum ICMI: Andi Arif Jangan Dimusuhi, Tapi Direhabilitasi


Posted on Rabu, 6 Mar 2019 11:14 WIB


Hanya Korban Narkoba, Ketum ICMI: Andi Arif Jangan Dimusuhi, Tapi Direhabilitasi

Jakarta (ICMI Media) - Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Prof DR Jimly Asshiddiqie menyarankan agar mantan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arif segera direhabilitasi akibat mengonsumsi narkoba.

Sebelumnya, telah beredar informasi bahwa Andi Arif dicokok pihak Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri pada Minggu (3/3/2019) di Hotel Menara Peninsula, Jakarta.

Andi Arif terbukti kedapatan mengonsumsi narkoba di dalam kamar hotel. Polisi berhasil menemukan barang bukti berupa bong (alat penghisap), sabu, korek api serta beberapa kondom.

Menurut Jimly, ulah Andi Arif dalam mengonsumsi narkoba adalah sikap yang keliru. Oleh sebab itu, Jimly berpendapat, Andi Arif dapat dikategorikan sebagai korban.

"Kalau dalam kasus yang menimpanya sekarang, dia (Andi Arif) kan korban. Jadi seharusnya direhabilitasi, bukan di pidana penjara," ujar Jimly, di Jakarta, Selasa (5/3/2019).

Jimly mengatakan, orang yang melakukan kekeliruan dengan mengonsumsi narkoba perlu dikasihani dan "diluruskan" kembali kehidupannya.

"Kasus yang menimpa Andi Arif kan sebagai korban, bukan pengedar atau bandar narkoba. Jadi jangan dibesar-besarkan," ucap Jimly.

Jimly menilai, musuh terbesar seluruh masyarakat Indonesia adalah pengedar dan bandar narkoba. Bukan sebaliknya, korban narkoba.

Sebab, Jimly beranggapan, pengedar dan bandar narkoba adalah kelompok yang memang secara sistematis dan terencana ingin merusak maupun menghancurkan bangsa Indonesia. (so/has).


Tags : Jimly Kabar ICMI Ketua ICMI Keumatan Politik





Detail side

Berita Terpopuler